Pengungkapan Diri Klien dalam Konseling Perorangan

Siagian, Khairunnajah (2017) Pengungkapan Diri Klien dalam Konseling Perorangan. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of B1_01_KHAIRUNNAJAH_SIAGIAN_14151034_794_2017.pdf] Text
B1_01_KHAIRUNNAJAH_SIAGIAN_14151034_794_2017.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan adalah hubungan antarpribadi yang berfungsi mengungkapkan aspek pribadi seseorang pada orang lain. Jenis kelamin dan budaya diduga berpengaruh terhadap pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menguji: (1) pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan ditinjau dari laki-laki dan perempuan yang berlatar belakang budaya Batak, (2) perbedaan
pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan antara klien laki-laki dan perempuan, (3) perbedaan pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan kepada konselor laki-laki dan konselor perempuan, dan (4) perbedaan pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan antara konselor-klien yang sama jenis kelaminnya dengan yang berbeda jenis kelaminnya. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dan studi komparatif. Subjek penelitiannya adalah 8 konselor (4 laki-laki dan 4 perempuan) di mana masing-masing konselor mengonseling 2 klien (1 laki-laki dan 1 perempuan) dan 16 klien (8 laki-laki dan 8 perempuan) yang berbudaya Batak dari SMAN 4, SMAN 6, SMAN 17 dan SMA Al-Ulum Medan, serta SMAN 1 Sunggal dan SMAN 1 Hamparan Perak Deli Serdang. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Pedoman Penilaian
Pengungkapan Diri Klien dalam Konseling. Data dianalisis menggunakan teknik Mann-Whitney U Test. Temuan penelitian ini: (1) pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan secara keseluruhan relatif terbuka, (2) tidak terdapat perbedaan pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan antara klien laki-laki dan perempuan, (3) terdapat perbedaan pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan kepada konselor laki-laki dan konselor perempuan, di mana klien lakilaki dan perempuan lebih terbuka kepada konselor laki-laki daripada konselor perempuan, dan (4) tidak terdapat perbedaan pengungkapan diri klien dalam konseling perorangan antara konselor-klien yang sama jenis kelaminnya dengan yang berbeda jenis kelaminnya.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Uncontrolled Keywords: Konseling Perorangan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Bimbingan dan Konseleling-S2
Depositing User: Nurismen Nurismen S.Sos
Date Deposited: 25 Mar 2025 04:02
Last Modified: 25 Mar 2025 04:02
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/4643

Actions (login required)

View Item
View Item