Studi Permukiman Masyarakat di Daerah Rawan Banjir Sepanjang Batang Kuranji Kota Padang

Gusmawati, Ira (2013) Studi Permukiman Masyarakat di Daerah Rawan Banjir Sepanjang Batang Kuranji Kota Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_IRA_GUSMAWATI_97071_3608_2013.pdf] Text
final_B1_1_IRA_GUSMAWATI_97071_3608_2013.pdf

Download (371kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui profil permukiman di
sepanjang Batang Kuranji Kota Padang, 2) Mengetahui penyebab masyarakat
tetap bermukim di sepanjang Batang Kuranji Kota Padang.
Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk
memberikan gambaran tentang permukiman masyarakat di daerah rawan banjir
sepanjang Batang Kuranji Kota Padang, metode analisis data dengan
menggunakan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Profil permukiman di sepanjang
Batang Kuranji Kota Padang yaitu rumah tempat bermukim memiliki luas 51-100
m2, pembangunan rumah di kawasan tersebut cenderung bertambah yaitu tahun
1991-2012, terdapat 79 rumah yang jaraknya 0-50 meter dari sungai, bentang
alam berupa daerah lereng, lembah, dataran rendah, bantaran sungai dan rawa,
pola permukiman masyarakatnya memanjang dan memusat, jumlah penduduk
terus bertambah, dan suku yang dominan yaitu Suku Melayu. Banjir yang terjadi
dalam setahun terakhir yaitu tahun 2012 terjadi 2-3 kali yang mengakibatkan
kerusakan berat di daerah tersebut. Sarana dan prasarana masyarakat kurang
mendukung seperti jalan yang sempit, jelek dan ada juga jalan tanah, jembatan
yang tidak layak, sarana pendidikan dan perbelanjaan yang jaraknya jauh dari
permukiman penduduk. 2) Penyebab masyarakat tetap bermukim di sepanjang
Batang Kuranji Kota Padang yaitu karena lokasi atau tempat kerja yang dekat
dengan tepat tinggal yang berkisar 0 – 500 m, pekerjaan masyarakat yang paling
dominan yakni wiraswasta, jumlah penghasilan masyarakat sekitar Rp.600.000
Rp.1.000.000, masyarakat memiliki famili atau kerabat lebih dari 4 orang. Di
lingkungan sekitarnya memiliki hubungan sosial yang sangat baik dan rasa
kekeluargaan yang tinggi. Rumah masyarakat tergolong jenis rumah permanen,
tingkat pendidikan terakhir paling banyak yaitu Sekolah Dasar. Masyarakat
bermukim di daerah tersebut lebih dari 40 tahun, penghuni dalam satu rumah
terdiri dari 4 orang lebih, tanah yang di tempati masyarakat kebanyakan didapat
dari warisan nenek moyang sehingga tanahnya tidak memiliki sertifikat.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Anwar, Syafri
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Ahyuni, Ahyuni
UNSPECIFIED
Corrector
Triyatno, Triyatno
UNSPECIFIED
Corrector
Iswandi, U
UNSPECIFIED
Corrector
Afdhal, Afdhal
UNSPECIFIED
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 10 Apr 2026 02:49
Last Modified: 10 Apr 2026 02:49
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40699

Actions (login required)

View Item
View Item