Rosmawati, Rosmawati (2014) Kompetensi Profesional Guru IPS di SMP Negeri 2 Mandau, Kecamatan Mandau – Kabupaten Bengkalis. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_4_ROSMAWATI_51896_879_2014.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesional guruguru IPS di SMP Negeri 2 Mandau, Kecamatan Mandau – Kabupaten Bengkalis. Beberapa masalah yang telah diamati terhadap guru IPS di SMP Negeri 2 Mandau adalah: 1) guru memiliki perangkat pembelajaran yang sama, 2) dalam proses pembelajaran, guru masih terfokus pada contoh-contoh yang ada dalam buku sumber, 3) kesukaran mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran, 4) kesulitan dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas, dan 5) masih ada guru yang belum mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni 2012. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan informan kepala sekolah, guru IPS dan beberapa siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian meliputi wawancara mendalam, pengamatan dan dokumentasi. Lebih lanjut dalam penelitian ini, penulis mendeskripsikan profil sekolah tempat penelitian secara umum. Berdasarkan hasil analisis data melalui kegiatan wawacara yang didukung oleh pengamatan dan dokumentasi, maka dapat disimpulkan bahwa guru-guru IPS di SMP Negeri 2 Mandau belum memiliki kompetensi profesional yang cukup baik. Hal ini diamati pada indikator pengembangan diri secara terus menerus melalui kegiatan refleksi dalam bentuk penyusunan penelitian tindakan kelas dan kesulitan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Masih rendahnya kompetensi profesionalisme guru IPS pada dua indikator tersebut disebabkan dua faktor yang menjadi penyebab, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain: a) motivasi menulis yang rendah, b) beberapa guru tidak mau merepotkan dirinya dalam menulis, dan c) kesulitan guru mengidentifikasi dan memecahkan masalahmasalah yang ditemui dalam proses pembelajaran. Faktor ekstern adalah: a) guru tidak memiliki kesempatan mengikuti pelatihan, b) beberapa guru keberatan megikuti pelatihan secara mandiri dengan biaya sendiri, dan c) Dinas pendidikan jarang melaksanakan kegiatan pelatihan penyusunan penelitian tindakan kelas.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Ananda, Azwar UNSPECIFIED Corrector Fatimah, Siti UNSPECIFIED Corrector Eriyanti, Fitri UNSPECIFIED Corrector Sentosa, Sri Ulfa UNSPECIFIED Corrector Abizar, Abizar UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PROFESIONALGURU |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LC Special aspects of education L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 01:59 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 01:59 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39036 |
