Hubungan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar Siswa di SMA Negeri 3 Payakumbuh

Asdianti, Resky (2016) Hubungan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar Siswa di SMA Negeri 3 Payakumbuh. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of 5_RESKY_ASDIANTI_1100563_1375_2016 MSLH.pdf] Text
5_RESKY_ASDIANTI_1100563_1375_2016 MSLH.pdf

Download (100kB)

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar siswa. Namun kenyataannya masih adanya siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah seperti adanya siswa yang keluar masuk saat jam pelajaran, siswa cabut ketika jam pelajaran, siswa sengaja datang terlambat ke sekolah dan saat diberikan belajar tambahan di sekolah siswa lebih banyak diluar kelas dari pada mengikuti pelajaran tambahan di kelas. Bukan hanya itu, ditemukan fakta bahwa masih banyak siswa yang memiliki kemandirian belajar yang kurang seperti siswa yang pasif saaat proses pembelajaran, mencontek ketika ada ulangan yang diberikan oleh guru, mengeluh apabila mendapatkan tugas dari guru dan enggan mengerjakan tugas tersebut sehingga siswa lebih suka mencontek. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan motivasi belajar siswa, 2) mendeskripsikan kemandirian belajar siswa, dan 3) menguji hubungan antara motivasi belajar dengan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI siswa di SMA N 3 Payakumbuh. Sampel sebanyak sebanyak 87 orang siswa, yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah angket . Analisis data menggunakan teknik Pearson Product Moment Coorrelation dengan menggunakan program SPSS 20.00. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) motivasi belajar siswa secara keseluruhan berada pada kategori baik (2) kemandirian belajar siswa berada pada kategori baik dan (3) terdapat hubungan yang signifikan posit if antara motivasi belajar dengan kemandirian belajar sisiwa, dengan Pearson Correlation sebesar 0,795 dan taraf signifikansi 0,000 dengan tingkat keeratan hubungan antar variabel cukup kuat. Diharapkan hendaknya guru BK mampu menyusun program kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling yang dapat mengembangkan dan meningkatkan motivasi belajar siswa serta meningkatkan, mempertahankan dan mengembangkan kemandirian belajar siswa kearah yang lebih baik lagi melalui berbagai jenis kegiatan BK, seperti layanan informasi, penguasaan konten, bimbingan konseling kelompok.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Motivasi Belajar, Kemandirian Belajar, Siswa, SMA Negeri 3 Payakumbuh, Pendidikan Menengah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Depositing User: Perpustakaan dan Penerbitan UNP
Date Deposited: 04 Mar 2026 06:35
Last Modified: 04 Mar 2026 06:35
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38913

Actions (login required)

View Item
View Item