Analisis Kondisi Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada Anak Korban Kekerasan Seksual

Noperlis, Anggi Dwi (2024) Analisis Kondisi Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada Anak Korban Kekerasan Seksual. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of B1_1_ANGGI_DWI_NOPERLIS_22151045_706_2025.pdf] Text
B1_1_ANGGI_DWI_NOPERLIS_22151045_706_2025.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia semakin marak terjadi dan menjadi isu serius yang mempengaruhi kesehatan fisik serta psikologis korban. Trauma akibat kekerasan ini sering kali mengakibatkan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), yang ditandai dengan kecemasan, ketakutan, dan gangguan tidur. Dampak PTSD pada anak dapat menghambat perkembangan sosial dan pendidikan mereka jika tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami lebih mendalam bagaimana PTSD mempengaruhi anak korban kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan dan menganalisis gambaran kondisi post traumatic stress disorder (PTSD) pada Anak Korban Kekerasan Seksual, 2) Mendeskripsikan dan menganalisis dampak post-traumatic stress disorder (PTSD) yang terjadi pada anak korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan pada penelitian ini adalah 7 orang yang terdiri dari 3 orang anak korban kekerasan seksual sebagai informan utama, 3 orang tua korban dan 1 orang pendamping sebagai informan pendukung. Penelitian ini berlokasi di Dinas UPTD PPA Provinsi Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan Uji NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bawa anak korban kekerasan seksual mengalami PTSD dengan mengalami rasa kecemasan yang berlebihan, ketakutan, sedih, mudah menangis, mengalami gangguan tidur atau mimpi buruk, malu sehingga membuat korban sangat menutup diri. Anak korban kekerasan seksual merasa ketakutan seperti badan gemetar saat akan berada pada situasi yang ramai juga saat bertemu dengan seseorang yang mirip dengan pelaku kekerasan seksual. anak-anak korban kekerasan seksual yang mengalami PTSD diberikan penanganan oleh psikolog yang benar-benar mampu di bidangnya.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Afdal, Afdal
UNSPECIFIED
Corrector
Netrawati, Netrawati
UNSPECIFIED
Corrector
Ardi, Zadrian
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: post-traumatic, stress, kekerasan seksual, kesehatan mental
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
K Law > K Law (General)
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Bimbingan dan Konseleling-S2
Depositing User: Perpustakaan dan Penerbitan UNP
Date Deposited: 13 Feb 2026 08:50
Last Modified: 13 Feb 2026 08:50
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37819

Actions (login required)

View Item
View Item