Sari, Desi Amanda (2017) Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini di SMAN 1 Lembah Gumanti. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.
final_B1_1_05_DESI_AMANDA_SARI_1204759_1297_2017.pdf
Download (944kB)
Abstract
Remaja yang berkembang dengan baik adalah remaja yang dapat memilah kehidupan yang baik bagi masa depanya. Salah satu tugas perkembangan yang harus dipenuhi remaja adalah tugas perkembangan mempersiapkan kehidupan berkeluarga. Kenyataanya masih ada remaja yang belum bisa memahami bagaimana kehidupan berkeluarga dan memutuskan untuk menikah dini dengan berbagai alasan seperti ekonomi keluarga yang berada ditaraf kemiskinan, hamil luar nikah dan ketahuan berbuat mesum. Dari ketidaksiapan pernikahan tersebut berakhir dengan berbagai masalah seperti ketidakharmonisan keluarga dan perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi remaja mengenai pernikahan dini di SMAN 1 Lembah Gumanti. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif yang mendeskripsikan persepsi remaja mengenai pernikahan dini. Populasi penelitian berjumlah 659 orang siswa. Dengan sampel sebanyak 285 orang, penarikan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan menggunakan model skala likert. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus persentase. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa, 1) persepsi remaja mengenai penyebab pernikahan dini lebih dominan siswa memandang pengaruh media massa dan sulit mendapatkan pekerjaan adalah penyebab dari pernikahan dini, 2) persepsi remaja mengenai dampak dari pernikahan dini lebih dominan siswa memandang ketidakharmonisan keluarga dan perceraian adalah dampak dari pernikahan dini, 3) persepsi remaja mengenai pernikahan dini dilihat dari hak dan kewajiban suami isteri setelah menikah pada umumnya berada pada kategori baik yang berarti sebagian besar remaja memahami dengan baik hak dan kewajiban suami isteri setelah menikah. Berdasarkan temuan penelitian diharapkan remaja untuk bisa meningkatkan pemahaman yang lebih baik lagi mengenai pernikahan dini. Guru BK atau Konselor diharapkan mampu menggunakan semua layanan dengan maksimal dan mampu memberikan layanan yang tepat dengan masalah yang dialami remaja seperti layanan informasi, bimbingan kelompok dan konseling perorangan, sehingga remaja memiliki pemahaman yang baik mengenai pernikahan dini baik itu secara umum maupun khusus dan remaja bisa memilah kehidupan yang baik bagi masa depanya.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Erlamsyah, Erlamsyah UNSPECIFIED Corrector UNSPECIFIED UNSPECIFIED Corrector UNSPECIFIED UNSPECIFIED Corrector UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PERNIKAHAN DINI |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling-S1 |
| Depositing User: | Fitri Yelli S.Sos |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 03:08 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:08 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37510 |
