Iskandar, Boy (2015) Peningkatan Kemampuan Tendangan Momtong Dollyo Chagi melalui Model Latihan Daya Ledak Otot Tungkai pada Atlet Taekwondo Pelatihan Daerah Sumatera Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_1_BOY_ISKANDAR_1104485_5319_2015.pdf
Download (2MB)
Abstract
Berdasarkan pemantauan peneliti dari fenomena yang terjadi di lapangan dan data yang diperoleh dari pelatih taekwondo diperoleh keterangan atlet taekwondo Sumatera Barat belum memperoleh prestasi yang maksimal. Hal ini diduga dipengaruhi banyak faktor seperti fisik,teknik, taktik dan mental. Adapun permasalahan peneliti dari segi fisik salah satunya daya ledak otot tungkai atlet taekwondo pemusatan Latihan Daerah Sumatera Barat. Hal ini terlihat dari kesalahan dalam melakukan tendangan diantaranya yaitu: tendangan yang dilakukan tidak kuat, tidak lagi akurat, tidak terkontrol dengan baik, dan kekuatan tendangan menurun. Lemahnya daya ledak otot tungkai mengakibatkan rendahnya kualitas tendangan sehingga mempengaruhi penampilan atlet pada saat melakukan tendangan dan mengakibatkan turunnya motivasi yang dimiliki atlet pada saat bertanding. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Latihan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Momtong Dollyo Chagi Atlet Taekwondo Pemusatan Latihan Daerah Sumatera Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet taekwondo Pelatihan Daerah Sumatera Barat yang berjumlah 29 orang atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan sampel berjumlah 18 orang atlet putra. Penelitian ini dilaksanakan pada 26 Juni sampai 20 Juli 2015. Penelitian ini dilakukan selama 25 hari, latihan dilaksanakan sebanyak 14 kali pertemuan yaitu pada hari senin,rabu,kamis dan sabtu. Latihan diberikan dalam bentuk latihan kekuatan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari metode latihan Daya Ledak Otot Tungkai terhadap kemampuan tendangan Momtong Dollyo Chagi. Hasil pengujian hipotesis yang kelompok keseluruhan didapat nilai tes awal rata-rata 39,17, standar deviasi 3,94, nilai minimum 30, dan maksimum 45, dan tes akhir rata-rata 46,94, standar deviasi 4,11, nilai minimum 40, dan maksimum 55. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil t hitung (9,14) > t (2,11), artinya penerapan Metode latihan Daya Ledak Otot Tumgkai dapat meningkatkan kemampuan tendangan Momtong Dollyo Chagi atlet taekwondo pemusatan Latihan daerah Sumatera Barat.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Arsil, Arsil UNSPECIFIED Thesis advisor Marjohan HS., Marjohan HS. UNSPECIFIED Corrector Zarwan, Zarwan UNSPECIFIED Corrector Johor, Zainul UNSPECIFIED Corrector Edwarsyah, Edwarsyah UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Taekwondo, momtong dollyo chagi, daya ledak otot tungkai, latihan fisik, atlet Sumatera Barat |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure Q Science > QP Physiology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi-S1 |
| Depositing User: | Perpustakaan dan Penerbitan UNP |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 06:50 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 06:50 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36835 |
