Riandhoko, Aldwi (2024) enanganan Data Tidak Seimbang dengan Algoritma SMOTE untuk Klasifikasi Pengangguran di Kabupaten Lima Puluh Kota Menggunakan Metode CART. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_10_ALDWI_RIANDHOKO_20337002_301_2025.pdf
Download (1MB)
Abstract
Salah satu daerah yang masih mengalami masalah pengangguran di Sumatera Barat adalah Kabupaten Lima Puluh Kota. Pasca pandemi, pengangguran di Kabupaten Lima Puluh Kota mengalami kenaikan disetiap tahunnya. Pengangguran di Kabupaten Lima Puluh Kota disebabkan oleh rendahnya kompetensi sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan lapangan pekerjaan. Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki jumlah angkatan kerja yang bukan pengangguran lebih banyak dibandingkan dengan angkatan kerja yang pengangguran, sehingga mengakibatkan data yang tidak seimbang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil pohon klasfikasi, karakteristik, dan ketetapan hasil klasifikasi dari pengangguran di Kabupaten Lima Puluh Kota sebelum dan sesudah diterapkan SMOTE. Metode yang dapat mengatasi data yang tidak seimbang adalah teknik SMOTE. Kondisi ketidakseimbangan data perlu ditangani agar dapat meningkatkan performa model klasifikasi. CART merupakan salah satu teknik klasifikasi dengan metode pohon keputusan yang dapat memperoleh karakteristik dari suatu klasifikasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan menggunakan data sekunder. Data yang digunakan merupakan data pengangguran di Kabupaten Lima Puluh Kota yang diperoleh melalui hasil Sakernas pada bulan agustus 2023. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, karakteristik pengangguran yang diperoleh dari metode CART sebelum diterapkan SMOTE yaitu 3 untuk kategori bukan pengangguran dan 1 untuk kategori pengangguran. Sedangkan sesudah diterapkan SMOTE yaitu 3 untuk kategori bukan pengangguran dan 3 untuk kategori pengangguran. Penerapan metode SMOTE pada klasifikasi CART dapat meningkatkan nilai akurasi pada kelas minoritas sebesar 33% sehingga menaikkan nilai AUC sebesar 7%. Maka dapat dikatakan bahwa metode CART sesudah diterapkan SMOTE memberikan kinerja yang lebih baik sehingga metode CART sesudah diterapkan SMOTE merupakan metode terbaik dalam mengklasifikasikan pengangguran di Kabupaten Lima Puluh Kota.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Amalita, Nonang UNSPECIFIED Corrector Vionanda, Dodi UNSPECIFIED Corrector Salma, Admi UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | CART, Kabupaten Lima Puluh Kota, Pengangguran, SMOTE |
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-S1 |
| Depositing User: | Perpustakaan dan Penerbitan UNP |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 04:07 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 04:07 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36433 |
