Sulvita, Robby (2015) Hygiene dan Sanitasi Usaha Salon Kecantikan di Kota Padang Panjang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_11_ROBBY_SULVITA_1102727_3521.pdf
Download (555kB)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi dari pengamatan peneliti sewaktu melakukan observasi pada usaha salon kecantikan di Kota Padang Panjang. Berdasarkan hasil observasi tersebut peneliti menemukan masih kurangnya kesadaran karyawan salon kecantikan dalam memperhatikan aspek-aspek yang berkaitan dengan pengawasan usaha terhadap kesehatan, baik perseorangan maupun lingkungan salon kecantikan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tentang Hygiene dan Sanitasi usaha salon kecantikan dengan kategori Pratama yang ada di Kota Padang Panjang yang meliputi Personal Hygiene dan Sanitasi lingkungan salon kecantikan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian adalah seluruh salon kecantikan di kota Padang Panjang yang berjumlah 15 salon kecantikan dengan jumlah karyawan 48 orang. Sampel dari penelitian adalah pimpinan/karyawan salon kecantikan di Kota Padang Panjang kategori Pratama yang berjumlah 30 orang dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi dan wawancara yang disusun menurut skala Likert dan skala Guttman yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dengan metode pengkategorian penilaian berdasarkan rerata skor dan persentase penelitian. Berdasarkan hasil analisis dari Hygiene dan Sanitasi usaha salon kecantikan di Kota Padang Panjang dengan indikator; 1) Personal Hygiene berada pada kategori cukup baik (10%). Sedangkan berdasarkan sub indikator yaitu; a) Pemeliharaan kebersihan tubuh tergolong pada kategori cukup baik (47%) dan b) Pemeliharaan kebersihan pakaian tergolong pada kategori sangat baik (77%). 2) Sanitasi lingkungan salon kecantikan berada pada kategori cukup baik dengan (27%). Sedangkan berdasarkan sub indikator yaitu; a) Kelayakan bangunan salon kecantikan tergolong pada kategori kurang baik (7%), b) Kualitas air bersih tergolong pada kategori sangat baik (60%), c) Pengelolaan sampah tergolong pada kategori cukup baik (0%), d) Pengendalian limbah tergolong pada kategori cukup baik (9%) dan e) Kebersihan alat dan bahan kosmetika tergolong pada kategori cukup baik (0%). Jadi diketahui Personal Hygiene dan Sanitasi lingkungan salon kecantikan secara keseluruhaan masih belum maksimal, sehingga diharapkan karyawan untuk dapat meningkatkan Personal Hygiene dan Sanitasi lingkungan salon kecantikan tersebut.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Rostamailis, Rostamailis UNSPECIFIED Thesis advisor Minerva, Prima UNSPECIFIED Corrector Rahmiati, Rahmiati UNSPECIFIED |
| Subjects: | T Technology > TX Home economics |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Kesejahteraan Keluarga-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:31 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:31 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35707 |
