Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Sumatera Barat

Elfitri, Elfitri (2011) Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Sumatera Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_ELFITRI_73961_1467_2011.pdf] Text
final_B1_ELFITRI_73961_1467_2011.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, (2)Pengaruh dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di
Sumatera Barat, (3) Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan asosiatif, dimana penulis hanya menjelaskan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan, sedangkan variabel terikatnya adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Jenis data dalam penelitian ini adalah data
sekunder yang bersifat kuantitatif dan pooled the data dari tahun 2005–2008. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode regresi dan estimasi OLS (Ordinary
Least Square), pada tingkat kepercayaan 95 persen (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pendapatan asli daerah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Sumatera Barat (thitung = 2,355 > t = 2,000) dengan prob 0,0220 < α = 0,05 dengan tingkat pengaruh 0,376 persen. (2) Dana perimbangan berpengaruh
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Sumatera Barat(thitung = 7,411 > ttabeltabel = 2,000) dengan prob 0,0000 < α = 0,05 dengan tingkatpengaruh 1,957 persen. Dan (3) Pendapatan asli daerah dan dana perimbangan
secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Sumatera Barat (F
hitung = 56, 837 > F = 3,15). Sumbangan secara bersama-sama antara variabel bebas terhadap variabel terikat adalah 66,60
persen dan sisanya 32,30 persen lainnya ditentukan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model analisis.
tabel Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, maka disarankan kepada pemerintah untuk (1) Meningkatkan pendapatan asli daerah yaitu dengan memberikan kesempatan bagi putra-putra daerah untuk
mengelola/bekerjasama dengan pihak-pihak yang mampu mengelola sumberdaya yang dimiliki daerah, sehingga sumber-sumber pendapatan daerah mampu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengimbangi pendapatan yang bersumber dari
pemerintah pusat.(2) Pembentukan badan usaha atau perusahaan daerah oleh Provinsi Sumatera Barat dengan mengelola usaha-usaha yang dimungkinkan dapat diandalkan sebagai salah satu sumber penerimaan daerah. (3) Meningkatkan
kapasitas fiskalnya, melalui pengembangan aktivitas ekonomi berbasis komoditi unggulan daerah, dan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Idris, Idris
UNSPECIFIED
Corrector
Sentosa, Sri Ulfa
UNSPECIFIED
Corrector
Riani, Novys Zulva
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan-S1
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 20 Jan 2026 04:52
Last Modified: 20 Jan 2026 04:52
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35641

Actions (login required)

View Item
View Item