Apriani, Rina (2012) Pola Konsumsi Ikan pada Anak Balita di Nagari Taruang-Taruang Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_11_RINA APRIANI_94220.pdf
Download (2MB)
Abstract
Anak balita adalah anak yang berumur 1-5 tahun yang masih mengalami
masa pertumbuhan dan termasuk kelompok rawan gizi. Konsumsi makanan
merupakan salah satu yang berpengaruh terhadap perkembangan dan
pertumbuhan anak balita. Salah satu bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan
protein anak berasal dari ikan. Ikan merupakan bahan makanan yang
mengandung nutrisi lengkap. Kandungan Omega-3 pada ikan memiliki
keunggulan dari bahan makanan lainnya serta berperan dalam perkembangan
otak anak balita. Namun faktanya masih banyak masyarakat yang kurang
menyadari pentingnya mengkonsumsi ikan untuk anak balita. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi ikan pada anak balita yang
mencakup 1) Mendeskripsikan frekuensi konsumsi ikan 2) Mengidentifikasi
jenis ikan yang dikonsumsi 3) Mengetahui jumlah ikan yang dikonsumsi 4)
Mendeskripsikan bentuk pengolahan dan cara memasak ikan 5) Mengetahui
alasan mengkonsumsi ikan 6) Mengetahui protein ikan yang dikonsumsi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian
ini adalah anak balita yang tinggal di Nagari Taruang-Taruang Kecamatan Rao
Kabupaten Pasaman berjumlah 138 anak balita. Teknik dalam penentuan sampel
adalah teknik sampel proporsi (Proportional sample). Dimana jumlah sampel
yang diambil adalah 25 % jumlah populasi yaitu 35 orang anak balita. Alat
pengumpul data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, format Food
Frequency Questionari (FFQ) dan format Recall 2 x 24 jam. Data yang
terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif perhitungan persentase.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pola konsumsi ikan pada
anak balita yang dilihat dari indikator: 1) Persentase tertinggi (57,14%)
frekuensi konsumsi ikan pada anak balita dengan kategori kadang-kadang (3-4
hari/minggu). 2) Jenis ikan yang paling sering dikonsumsi adalah ikan mujair,
ikan nila dan ikan teri dengan persentase (48,57%) dan( 91,42%). 3) Jumlah ikan
yang paling banyak dikonsumsi oleh anak balita perhari dengan rata-rata
(42,86%). 4) Bentuk pengolahan ikan yang sering dikonsumsi adalah
pengasapan (40,00%). 5)Cara memasak ikan yang paling sering dilakukan
adalah menggoreng ( 34,30%) dan menggulai (34,30%). 6) Alasan orang tua
memberikan ikan kepada anak balita karena ikan mudah didapat yang dijadikan
sebagai lauk pauk, memiliki kolam sendiri, baik untuk kesehatan anak dan
pertumbuhan anak, harga murah (31,42%).7) Kandungan protein ikan yang
dikonsumsi anak balita (74,29%).
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Yuliana, Yuliana UNSPECIFIED Thesis advisor Kasmita, Kasmita UNSPECIFIED Corrector Yusuf, Liswarti UNSPECIFIED |
| Subjects: | T Technology > TX Home economics |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Kesejahteraan Keluarga-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 01:05 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 01:06 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35598 |
