Pengaruh Penggunaan Masker Bengkuang terhadap Pemudaran Noda Bekas Jerawat

Noveta, Rahyu (2014) Pengaruh Penggunaan Masker Bengkuang terhadap Pemudaran Noda Bekas Jerawat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_11_RAHYU_NOVETA_14000_2885_2014.pdf] Text
final_B1_11_RAHYU_NOVETA_14000_2885_2014.pdf

Download (828kB)

Abstract

Jerawat timbul pada kulit berminyak karena kadar minyak berlebih pada kulit
yang dapat menyumbat pori-pori dan menjadi tempat bersarangnya bakteri. Jerawat yang
tidak dirawat dengan baik akan meninggalkan noda bekas jerawat. Bekas-bekas jerawat
biasanya akan menimbulkan warna yang lebih gelap dari kulit disekitarnya dan dapat
menyebabkan mahasiswi menjadi tidak percaya diri. Untuk membantu memudarkan noda
bekas jerawat tersebut, pada penelitian ini penulis menggunakan masker bengkuang
sebagai kosmetika perawatan kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh penggunaan masker bengkuang terhadap pemudaran noda bekas jerawat yang
dinilai dari tingkat kecerahan warna kulit dan kepudaran noda bekas jerawat. Penelitian
dilakukan dengan tiga kelompok perlakuan yang berbeda yaitu kelompok kontrol (X0),
kelompok ekperimen 1 (X1) dengan perlakuan penggunaan masker bengkuang frekuensi
1 kali dalam 3 hari dan kelompok eksperimen 2 (X2) dengan perlakuan penggunaan
masker bengkuang frekuensi 1 kali dalam seminggu.
Penelitian ini berjenis Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu) dengan desain
Nonequivalent Control Group. Objek penelitian ini adalah noda bekas jerawat pada kulit
wajah, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 9 orang yang berusia
18 hingga 25 tahun yang memiliki aktifitas yang sama serta terindikasi memiliki jenis
kulit berminyak, jerawat yang tidak meradang, dan noda bekas jerawat dikulit wajah.
Pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling yang dilaksanakan secara
volunteer. Data yang terkumpul dari penelitian ini berupa data primer yang diperoleh
langsung dari sampel dengan mengisi format penilaian yang telah disediakan. Data
penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANAVA) dan Uji
Duncan.
Berdasarkan hasil penelitian, membuktikan pemudaran noda bekas jerawat tanpa
penggunaan masker bengkuang pada kelompok kontrol tidak memperlihatkan hasil
perubahan yang signifikan kearah yang lebih baik pada setiap indikatornya, untuk
kelompok eksperimen 1 menunjukkan hasil yang signifikan pada setiap indikatornya
dengan skor rata-rata tertinggi 2,33 untuk kecerahan warna kulit wajah, dan 2,67 untuk
pemudaran noda bekas jerawat pada perlakuan kedelapan dan kesembilan. Pada
kelompok eksperimen 2 menunjukkan hasil yang cukup signifikan pada setiap
indikatornya dengan nilai rata-rata tertinggi 3 pada perlakuan ketiga, keempat dan kelima,
dan 2,67 pada perlakuan kelima untuk pemudaran noda bekas jerawat. Perbedaan
pengaruh penggunaan masker bengkuang antara tiga kelompok perlakuan menunjukkan
hasil yang signifikan pada setiap indikator dengan F hitung (7,800) > F tabel (3.18) untuk
indikator warna kulit wajah, dan F hitung (9,143) > F tabel (3.18) untuk indikator noda
bekas jerawat, setiap indikator dilanjutkan dengan Uji Duncan yang menunjukkan
kelompok yang berbeda secara signifikan. Penggunaan masker bengkuang dapat
memudarkan noda bekas jerawat dan mencerahkan kulit wajah dengan penggunaan
secara teratur dengan frekuensi penggunaan 1 kali dalam 3 hari kelompok perlakuan
ekperimen 1 (X1) dan penggunaan 1 kali dalam seminggu kelompok perlakuan
ekperimen 2 (X2).

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Rahmiati, Rahmiati
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Astuti, Murni
UNSPECIFIED
Corrector
Rostamailis, Rostamailis
UNSPECIFIED
Subjects: T Technology > TX Home economics
Divisions: Fakultas Teknik > Pendidikan Kesejahteraan Keluarga-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 13 Jan 2026 06:35
Last Modified: 13 Jan 2026 06:35
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35351

Actions (login required)

View Item
View Item