Analisis Sistem Kota-kota di Provinsi Kepulauan Riau

Desliza, Siska (2016) Analisis Sistem Kota-kota di Provinsi Kepulauan Riau. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_SISKA_DESLIZA_1205909_1630_2016.pdf] Text
final_B1_1_SISKA_DESLIZA_1205909_1630_2016.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan hirarki perkotaan berdasarkan jumlah penduduk. (2) Mendeskripsikan hirarki perkotaan berdasarkan ketersediaan fasilitas perkotaan. (3) Mendeskripsikan hirarki perkotaan berdasarkan interaksi spasial. (4) Mengetahui kesesuaian hirarki yang terbentuk dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kepulauan Riau. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan ialah data sekunder terdiri dari jumlah penduduk, ketersediaan fasilitas perkotaan dan interaksi spasial di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2014. Data interaksi spasial terdiri dari aliran barang (bongkar muat barang), aliran manusia (penumpang lokal dan wisatawan mancanengara) dan kapal pelayaran dalam negeri yang dihitung melalui jarak antar wilayah. Metode yang digunakan ialah: (1) Christaller, Rank size Rule dan Zipf. (2) Analisis Skalogram Guttman. (3) Teori interaksi spasial Edward L. Ullman yaitu Intervening Opportunity dan Spatial Transferability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Puncak hirarki tertinggi berada di Kota Batam sebagai kota industri dengan jumlah penduduk sebanyak 1.141.816 jiwa dari total 1586716 jiwa penduduk di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2014, sedangkan hirarki terbawah berada di Kota Daik dengan jumlah penduduk 10438 jiwa. (2) Hirarki tertinggi berada di Kota Tanjungpinang dengan orde I dan Bandar Seri Bentan orde VI. (3) Spatial transferability: (a) hirarki tertinggi berdasarkan bongkar muat barang berada di Kota Batam dengan volume 8838931 ton/tahun, dan (b) hirarki tertinggi berdasarkan penumpang lokal dan wisatawan ialah Kota Batam dengan jumlah masing-masing pengunjung yakni 648948 dan 1454110 jiwa. Sedangkan intervening opportunity yang didasarkan atas moda transportasi menunjukkan bahwa hirarki tertinggi dalam sistem kota-kota di Provinsi Kepulauan Riau ialah Kota Tanjungpinang. (4) Sistem kota-kota yang terbentuk menunjukkan ketidaksesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RT

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 31 Dec 2025 08:33
Last Modified: 31 Dec 2025 08:33
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34922

Actions (login required)

View Item
View Item