Pengaruh Praktikum Inkuiri Terbimbing terhadap Kompetensi Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMAN 2 Bukittinggi

Oktafianti, Oktafianti (2016) Pengaruh Praktikum Inkuiri Terbimbing terhadap Kompetensi Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMAN 2 Bukittinggi. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_3_OKTAFIANTI_19770_2815_2019.pdf] Text
final_3_OKTAFIANTI_19770_2815_2019.pdf

Download (785kB)

Abstract

Kenyataan yang terjadi pada pembelajaran Biologi di kelas XI SMAN 2
Bukittinggi menunjukkan bahwa belum semua pesan kurikulum pendidikan sains
terwujud. Kurangnya penggunaan alat dan bahan praktik menyebabkan siswa
tidak memahami bagaimana belajar, berpikir, dan memotivasi diri
sendiri.Kegiatan praktikum bersifat konvensional mendorong siswauntuk tidak
jujur, karena hasil pengamatandikendalikanteori, prinsip, dan konsep yang sudah
diketahuinya, akibatnya kompetensi siswa dari segi kognitif, afektif, maupun
psikomotor menjadi rendah. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah
menerapkan praktikum inkuiri terbimbing, yang dapatmelibatkan siswa dalam
penyelidikan masalah yang sebenarnya (genuine problems), dengan cara
melibatkan dalam penelitian, membantu siswa mengidentifikasi konsep dan
metode, serta mendorong siswa menemukan cara untuk memecahkan masalah
yang dihadapi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi kognitif,
afektif, dan psikomotor dengan penerapan praktikum inkuiri terbimbing pada
pembelajaran Biologi siswa kelas XI SMAN 2 Bukittinggi. Jenis penelitian ini
adalah penelitian eksperimen semu, yang hasil penelitiannya didapat berdasarkan
perlakuanterhadap suatu unit percobaan dalam batas desain yang ditetapkan pada
kelas eksperimen sehingga diperoleh data yang menggambarkan apa yang
diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata hasil belajar Biologi antara siswa
kelas eksperimen dengan praktikum inkuiri terbimbing yaitu 76,07, lebih tinggi
daripada siswa kelas kontrol dengan praktikum verifikatif, yaitu 71,04. Hasil
pengamatan kompetensi afektif siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan
lebih baik dibandingkan kelas kontrol, yaitu pertemuan 1 rata-rata pelaksanaan
82,21 kategori sangat kuat, pertemuan 2 persentase pelaksanaan 86,26 kategori
sangat kuat, dan pertemuan 3 meningkat menjadi 91,67 kategori sangat kuat.
Kompetensi psikomotor siswa kelas eksperimen juga meningkat lebih baik
dibandingkan kelas kontrol, yaitu pertemuan 1 rata-rata pelaksanaan 84,68
kategori sangat kuat, pertemuan 2 persentase pelaksanaan 86,49 kategori sangat
kuat, dan pertemuan 3 juga meningkat menjadi 90,09 kategori sangat kuat. Dapat
disimpulkan bahwa praktikum inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kompetensi
kognitif, afektif, dan psikomotor siswa lebih tinggi dibandingkan praktikum
verifikatif.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Biologi-S2
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 24 Dec 2025 07:32
Last Modified: 24 Dec 2025 07:32
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/33749

Actions (login required)

View Item
View Item