Buana, Syafriani (2014) Pengaruh Gula terhadap Kualitas Selai Embacang (Mangifera feotioda lour). Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_11_SYAFRIANI_BUANA_13897_4758_2014.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cita rasa buah embacang yang asam serta fungsi gula sebagai pemberi rasa pada makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh gula sebanyak 25%, 35%, 45%, 55%, 65% serta perbedaan pengaruh gula terhadap kualitas selai embacang yang akan dihasilkan meliputi: warna, aroma, tekstur, dan rasa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Data yang digunakan adalah data primer bersumber dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga S1 dan D3 yang telah lulus mata kuliah Teknologi Pangan, mampu melakukan uji organoleptik, sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna yang berjumlah 30 orang. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan angket. Teknik pengumpulan data melalui organoleptik yaitu uji jenjang dan uji hedonik, hasil analisis organoleptik dilakukan menggunakan uji Anava. Apabila terdapat perbedaan yang nyata dari masing-masing perlakuan maka selanjutnya akan dilakukan uji duncan untuk melihat perbedaan yang mendalam dari setiap indikator. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh gula yang signifikan terhadap kualitas selai embacang dengan nilai tertinggi kualitas warna adalah X5 65% yaitu (3,56) dengan kategori sangat kuning keemasan sedangkan kualitas hedonik warna juga sama yaitu X5 65% adalah (3,46) kategori suka, kualitas aroma adalah X1 25% yaitu (3,78) kategori sangat harum khas embacang, sedangkan kualitas hedonik aroma juga sama yaitu X1 25% yaitu (3,36) kategori suka, kualitas tekstur adalah X1 25% yaitu (3,90) kategori sangat mudah dioles, sedangkan kualitas hedonik tekstur adalah X3 45% yaitu (3,47) kategori suka. Kualitas rasa adalah X5 65% yaitu (3,26) kategori manis keasaman, sedangkan hedonik kualitas rasa adalah X5 65% yaitu (3,36) kategori suka. Selanjutnya terdapat perbedaan pengaruh gula terhadap kualitas selai embacang. Untuk nilai tertinggi indikator warna adalah X5 65% (3,56) dibandingkan dengan X4 55% (3,31), X3 45% (3,27), X2 35% (3,07), X1 25% (2,99) sedangkan kualitas hedonik warna juga sama yaitu X5 65% (3,46) dibandingkan dengan X4 55% (3,38), X3 45% (3,23), X2 35% (3,02), X1 25% (2,99). Kualitas aroma adalah X1 25% (3,78) dibandingkan dengan X2 35% (3,42), X3 45% (3,00), X4 55% (2,86), X5 65% (2,79), sedangkan kualitas hedonik aroma juga sama yaitu X1 25% (3,36) dibandingkan dengan X2 35% (3,27), X3 45% (3,23), X4 55% (2,98), X5 65% (2,89). Kualitas tekstur X1 25% (3,90) dibandingkan dengan X2 35% (3,52), X3 45% (3,11), X4 55% (2,81), X5 65% (2,57) sedangkan kualitas hedonik tekstur adalah X3 45% (3,47) dibandingkan dengan X4 55% (2,92), X5 65% (2,88), X2 35% (3,32), dan X1 25% (3,39). Kualitas rasa adalah X5 65% (3,26) dibandingkan dengan X4 55% (3,22), X3 45% (3,18), X2 35% (3,01), X1 25% (2,84).
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Faridah, Anni UNSPECIFIED Thesis advisor Holinesti, Rahmi UNSPECIFIED Corrector Fridayati, Lucy UNSPECIFIED Corrector Elida, Elida UNSPECIFIED |
| Subjects: | O Food |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Kesejahteraan Keluarga-S1 |
| Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 03:40 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:59 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/29589 |
