Basri, Henny Hamdani (2011) Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA melalui Pendekatan Kooperatif Tipe STAD di Kelas IV SDN 8 Tanjung Bonai Aur Kabupaten Sijunjung. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_HENNY HAMDANI BASRI_09928_2011.pdf
Download (287kB)
Abstract
Berdasarkan refleksi awal pada Pembelajaran IPA di SDN 8 Tanjung Bonai Aur Kabupaten Sijunjung, ditemukan hasil belajar siswa rendah. Hal ini disebabkan karena guru dalam penyampaian materi masih menggunakan pendekatan konvensional yaitu penggunaan metode ceramah yang menyebabkan pembelajaran IPA menjadi kurang menarik dan membosankan bagi siswa. Selain itu aktivitas yang ditunjukkan siswa masih rendah seperti siswa cenderung pasif, hanya menerima apa yang disampaikan guru tanpa bisa mengeluarkan pendapat, bertanya, menjawab pertanyaan, serta rendahnya minat siswa dalam belajar kelompok sehingga berdampak kepada nilai yang diperoleh siswa masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimun, dimana Kriteria Ketuntasan Minimun yang dipakai adalah 63. Untuk mengatasi hal tersebut, maka digunakan pendekatan Kooperatif Tipe STAD pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN 8 Tanjung Bonai Aur. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki proses pembelajaran agar terjadi peningkatan hasil belajar IPA Kelas IV SDN 8 Tanjung Bonai Aur. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian tindakan kelas ini seluruh siswa Kelas IV A SDN 8 Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuis dan lembar pengamatan. Peningkatan hasil belajar siswa IPA dalam Pembelajaran IPA melalui Pendekatan Kooperatif Tipe STAD dilaksanakan dengan enam langkah. Hasil penelitian setiap siklus menunjukkan bahwa model Kooperatif Tipe STAD dalam pembelajaran IPA di Kelas IV terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut tercermin dalam hal: 1) Peningkatan hasil belajar siswa aspek kognitif menunjukkan peningkatan siklus I pertemuan I 61,4%, siklus I pertemuan II 69,4%, siklus II pertemuan I 74,4% dan Siklus II pertemuan II 85,2%. Aspek afektif juga menunjukkan peningkatan siklus I pertemuan I 68,8%, siklus I Pertemuan II 69,2%, Siklus II pertemuan I 81,7%, dan Siklus II Pertemuan II 91,08% dan aspek psikomotor siswa mengalami peningkatan siklus I Pertemuan I 56,4%, Siklus I Pertemuan II 69,6%, Siklus II Pertemuan I 90%, dan Siklus II Pertemuan II 96,6% . 2) Siswa terlatih dalam menemukan informasi baru. 3) Fungsi guru berubah menjadi fasilitator dan motivator.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Zen, Mulyani UNSPECIFIED Thesis advisor Ahmad, Syafri UNSPECIFIED Corrector Silvinia, Silvinia UNSPECIFIED Corrector Muhammadi, Muhammadi UNSPECIFIED Corrector Rahmatina, Rahmatina UNSPECIFIED |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru SD-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 07 Oct 2025 09:19 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 07:47 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/26476 |
