Larici, Popi (2018) Pengaruh Kinerja Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![final_B1_09_POPI_LARICI_1202763_2353_2018.pdf [thumbnail of final_B1_09_POPI_LARICI_1202763_2353_2018.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
final_B1_09_POPI_LARICI_1202763_2353_2018.pdf
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh derajat desentralisasi fiskal, ketergantungan keuangan daerah, dan efektifitas PAD secara parsial terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.(3)
Pengaruh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat (4) Pengaruh derajat desentralisasi fiskal, ketergantungan keuangan daerah, dan efektifitas PAD secara bersama-sama terhadap belanja modal di Sumatera Barat (5)
Pengaruh derajat desentralisasi fiskal, ketergantungan keuangan daerah, dan efektifitas PAD secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan asosiatif. Jenis data adalah data sekunder. Penelitian ini menggunakan data panel yaitu menggunakan 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, dengan menggunakan pendekatan fixed Effect Model (FEM) untuk persamaan 1 dan 2 dan Random Effect Model (FEM) untuk
persamaan 3. Analisis deskriptif dalam penelitian ini terdiri dari; (1) Mean (2) Standar Deviasi (3) Koefisien Variasi. Analisis induktif dalam penelitian ini
mencakup:(1) Analisis model regresi.(2) Uji asumsi klasik (3) Koefisien Determinasi. (4) Uji t dan Uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Derajat Desentralisasi Fiskal secara parsial berpengaruh positif signifikan dengan nilai probabilitas 0.0159 terhadap belanja modal, Ketergantungan keuangan daerah secara parsial
berpengaruh positif dan tidak signifikan dengan probabilitas sebesar 0.0707 terhadap belanja modal, dan Efektifitas PAD secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan dengan probabilitas sebesar 0.5604 terhadap belanja modal Di Sumatera Barat.(2) Derajat Desentralisasi Fiskal secara parsial berpengaruh negatif signifikan dengan nilai probabilitas 0.005 terhadap pertumbuhan ekonomi,
Ketergantungan keuangan daerah secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan dengan probabilitas sebesar 0.4825 terhadap pertumbuhan ekonomi, dan Efektifitas PAD secara parsial berpengaruh positif dan signifikan dengan
probabilitas sebesar 0.0124 terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. (3)Belanja modal berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekoomi dengan probabilitas sebesar 0.0009.(4) Derajat desentralisasi fiskal, ketergantungan keuangan daerah, dan efetifitas PAD secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kota di
Sumatera Barat Artinya, secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan derajat desentralisasi fiskal, ketergantungan keuangan daerah, dan efektifitas PAD
terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan kepada pemerintah untuk mengelola keuangan daerah dengan baik keuangan daerah itu memberikan
efek terhadap pertumbuhan ekonomi. Dan diperlukannya pengawasan dalam RAPBD agar tidak terjadi penyelewengan dana APBD sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Pendidikan Ekonomi-S1 |
Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
Date Deposited: | 29 Aug 2025 07:45 |
Last Modified: | 29 Aug 2025 07:45 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/23188 |