Nurvianti, Etna (2012) Peningkatan Hasil Belajar Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Tidak Sama dengan Pendekatan CTL di Kelas IV SD Negeri 03 Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![final_B1_6_ETNA_NURVIANTI_57094_5069_2012.pdf [thumbnail of final_B1_6_ETNA_NURVIANTI_57094_5069_2012.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
final_B1_6_ETNA_NURVIANTI_57094_5069_2012.pdf
Download (366kB)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada
pembelajaran penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama di kelas IV SD
Negeri 03 Kinali Kab. Pasaman Barat. Hal ini terjadi karena pada pembelajaran
penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama guru belum mengaitkan
pengalaman siswa yang berhubungan dengan dunia nyata. Akibatnya siswa
kurang terlatih dalam membangun pengetahuan sendiri, menemukan sendiri apa
yang dipelajari dan belum terbiasa dengan kelompok belajar, serta sulit
memahami materi pembelajaran penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama.
Salah satu pendekatan pembelajaran yang bisa diterapkan oleh guru dalam
penyajian pembelajaran ini adalah pendekatan Contextual Teaching and Learning
(CTL). Tujuan penelitian tindakan kelas ini mendeskripsikan perencanaan,
pelaksanaan, pengamatan,refleksi dan hasil belajar penjumlahan pecahan
berpenyebut tidak sama dengan pendekatan CTL di kelas IV SD Negeri 03 Kinali
Kab. Pasaman Barat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan
pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini meliputi: 1) perencanaan, 2)
pelaksanaan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Penelitian secara kolaboratif antara
peneliti dan teman sejawat yang bertindak sebagai observer. Data penelitian ini
berupa data RPP, data aktivitas guru, data aktivitas siswa dan hasil belajar siswa
pada pembelajaran penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama. Subjek
penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri 03 Kinali Kabupaten Pasaman Barat
Tahun ajaran 2011/2012.
Hasil penelitian pada siklus I adalah, keberhasilan RPP 80,5%,
keberhasilan pelaksanaan aktivitas guru 73% dan keberhasilan pelaksanaan
aktivitas siswa siswa 69,5 %, hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas 62,75,
hasil penilaian afektif 72,5.hasil penilaian psikomotor 73,5. Sedangkan pada
siklus II keberhasilan RPP 93%, keberhasilan pelaksanaan aktivitas guru 89% dan
keberhasilan pelaksanaan aktivitas siswa 86%, hasil belajar siswa meningkat
dengan rata-rata kelas menjadi 83, hasil penilaian afektif 79, hasil penilaian
psikomotor 80. Berdasarkan hasil pengamatan terlihat peningkatan hasil belajar
dalam pembelajaran penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama. Maka dapat
disimpulkan bahwa dengan pendekatan CTL pada materi penjumlahan pecahan
berpenyebut tidak sama dapat meningkatkan hasil belajar.
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru SD-S1 |
Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 03:04 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 03:04 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/23007 |