Suhaimi, Muhammad Yuda (2022) Pengaruh Pemograman Ulang Ecu Programmable Motor 4 Langkah Modifikasi Injeksi Terhadap Performa Mesin Dengan Variasi Injection Timing, Ignition Timing dan jenis bahan bakar. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![final_B1_09_MUHAMMAD_YUDA_SUHAIMI_18073017_4566_2022.pdf [thumbnail of final_B1_09_MUHAMMAD_YUDA_SUHAIMI_18073017_4566_2022.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
final_B1_09_MUHAMMAD_YUDA_SUHAIMI_18073017_4566_2022.pdf
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini membahas tentang pengaruh pemograman ulang ecu programmable motor 4 langkah modifikasi injeksi terhadap performa mesin dengan variasi injection timing, ignition timing dan variasi bahan bakar dengan
melihat perbandingan torsi, daya dan emisi gas buang. Eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, penelitian ini dilakukan di teqleck Speedshop, pada perlakuan penggunaan variasi campuran bahan
bakarpertalite dengan etanol didapatka hasil emisi terbaik pada variasi campuran pertalite dengan etanol di dapatkan hasil emisi terbaik pada variasi campuran
pertalite dengan etanol yaitu pada pertalite 80% dengan etanol 20%, dan campuran maksimal nya terdapat pada campuran pertalite 60% dengan etanol 40%, sedangkan pada perlakuan variasi bahan bakar pertamax dengan etanol didapatkan emisi terbaik pada campuran pertamax 40% dengan etanol 60% dan
maksimalnya berada pada campuran pertamax 20% dengan etanol 80%. Daya tertinggi yang di hasilkan terdapat saat variasi bahan bakar maximal dengan etanol 40 % saat pengujian injection timing dan ignition timing dengan tanpa perlakuan, terjadi saat Daya dengan torsi antara ECU standard dan ECU
programable etanol 40% injection timing 100 dan ignition timing 2 (pertalite)dimajukan sebesar 16.51% atau 0.89 Kw. Sedangkan pada variasi bahan bakar pertamax dengan etanol daya tertinggi terjadi pada saat injection timing 10
dan ignition timing 20 dimajukan yakni 17.15 % atau 0.94 Kw.kemudian hasil penelitian menggunakan ECU Programmable terhadap injection timing dan ignition timing dengan variasi bahan bakar pertalite dengan etanol pada sepeda motor 4 langkah terhadap torsi. Torsi tertinggi berada pada variasi bahan bakar pertalite 60% dengan etanol 40% injeksi 10
0 dan ignition timing 2 (pertalite) dimajukan yakni sebesar 12.04 % atau 1 N.m. Sedangkan untuk variasi pertamax
etanol torsi tertinggi berada pada variasi bahan bakar pertamax 40% dan etanol 60% injeksi 10 0 dan ignition 2
0 (pertamax) dimajukan yakni sebesar 17.04%atau 1.41 N.m.Sedangkan daya pada variasi bahan bakar pertalite etanol terbaik lebih baik daripada pertamax etanol terbaik dengan perbandingan menurun sebesar 1,10 % yaitu 0,05 kw. Sedangkan torsi pada variasi bahan bakar pertalite etanol terbaik juga lebih baik daripada variasi pertamax etanol terbaik dengan
perbandingan menurun sebesar 4,95% yakni 0.34 kw
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Subjects: | T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics |
Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif-S1 |
Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
Date Deposited: | 27 Aug 2025 08:13 |
Last Modified: | 27 Aug 2025 08:13 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22865 |