Pengaruh Temperatur Tempering Terhadap Kekerasan Pada Baja Karbon Sedang S45C

Maidefri, Febro (2013) Pengaruh Temperatur Tempering Terhadap Kekerasan Pada Baja Karbon Sedang S45C. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_09__FEBRO_ MAIDEFRI_ 13836_3814_2013.pdf] Text
final_B1_09__FEBRO_ MAIDEFRI_ 13836_3814_2013.pdf

Download (447kB)

Abstract

Pengaruh perlakuan panas tempering adalah merupakan proses pemanasan logam (baja) yang telah dikeraskan sampai temperatur tertentu untuk mengurangi kekerasan baja, struktur martensit yang sangat keras, sehingga terlalu getas. Baja Karbon sedang memiliki komposisi kimia: 0,30%C–0,60%C dan sifat mekanik material baja karbon sedang ini dipengaruhi oleh struktur mikro dan perlakuan yang diterimanya. Perlakuan yang diberikan pada material baja karbon sedang ini akan menghasilkan nilai kekerasan, keuletan, dan kekuatan yang berbeda. Untuk meningkatkan kualitas baja tersebut maka diberi perlakuan panas yaitu hardening yang selanjutnya dilkukan proses tempering. Proses tempering dilakukan dengan Temperatur 2000 C, 4000 C, dan 6000 C kemudian dilakukan pengujian kekerasan Brinell. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh temperatur tempering terhadap kekerasan pada baja S45C. Metode yang digunakan sebagai pendekatan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Objek penelitian berupa Spesimen uji yang berjumlah 12 buah dan dikelompokkan menjadi 4 kelompok. Spesimen kelompok I tidak diberikan perlakuan, sementara kelompok II spesimen yang ditempering temperatur 2000 C, kelompok III ditempering temperatur 400 0 C, sedangkan kelompok IV ditempering temperatur 6000 C. Media pendingin yang digunakan adalah Udara. Hasil uji kekerasan menunjukan bahwa terjadinya peningkatan kekerasan pada baja karbon sedang S45C yang ditempering dengan temperatur 2000 C yang memiliki nilai kekerasan 403,99 BHN atau sekitar 132,63%, temperatur 4000 C yang memiliki nilai kekerasan 356,77 BHN, atau sekitar 105,44% dan temperatur 6000 C yang memiliki nilai kekerasan 298,44 BHN, atau sekitar 71,85% dibandingkan dengan rata-rata specimen awal tampa perlakuan yang memeiliki nilai kekerasan 173,66 BHN. Berdasarkan analisa di atas dapat di simpulkan bahwa baja karbon sedang S45C yang ditempering dengan temperatur 2000 C, 4000 C, dan 400 0 C terjadi peningkatan kekerasan. dan menunjukkan bahwa nilai kekerasan, dipengaruhi oleh temperatur tempering.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Uncontrolled Keywords: TEMPERATUR TEMPERING TERHADAP KEKERASAN, BAJA KARBON SEDANG S45C
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics
Divisions: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 27 Aug 2025 02:30
Last Modified: 27 Aug 2025 02:30
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22816

Actions (login required)

View Item
View Item