Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKn dengan Model Pembelajaran Talking Stick di Kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan

Sari, Fitria Mita (2013) Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKn dengan Model Pembelajaran Talking Stick di Kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_6_FITRIA_MITA_SARI_57025_1616_2014.pdf] Text
final_B1_6_FITRIA_MITA_SARI_57025_1616_2014.pdf

Download (519kB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn. Hal ini disebabkan guru masih menggunakan pendekatan konvensional. Dari itu tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran talking stick di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Instrument penelitian adalah lembaran penilaian RPP, lembar observasi dan lembaran tes. Sedangkan subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn. Pada siklus I pertemuan I rencana pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik), maka pada siklus I memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan meningkat menjadi 100 (sangat baik) pada siklus II. Pada pelaksanaan pembelajaran untuk aktifitas guru pada siklus I pertemuan I memperoleh nilai pesentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas guru memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II, sedangkan pada aktifitas siswa siklus I pertemuan I memperoleh nilai persentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas siswa memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68 (cukup) meningkat menjadi 84 (baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan TarusanPenelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn. Hal ini disebabkan guru masih menggunakan pendekatan konvensional. Dari itu tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran talking stick di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Instrument penelitian adalah lembaran penilaian RPP, lembar observasi dan lembaran tes. Sedangkan subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn. Pada siklus I pertemuan I rencana pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik), maka pada siklus I memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan meningkat menjadi 100 (sangat baik) pada siklus II. Pada pelaksanaan pembelajaran untuk aktifitas guru pada siklus I pertemuan I memperoleh nilai pesentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas guru memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II, sedangkan pada aktifitas siswa siklus I pertemuan I memperoleh nilai persentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas siswa memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68 (cukup) meningkat menjadi 84 (baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan TarusanPenelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn. Hal ini disebabkan guru masih menggunakan pendekatan konvensional. Dari itu tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran talking stick di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Instrument penelitian adalah lembaran penilaian RPP, lembar observasi dan lembaran tes. Sedangkan subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn. Pada siklus I pertemuan I rencana pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik), maka pada siklus I memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan meningkat menjadi 100 (sangat baik) pada siklus II. Pada pelaksanaan pembelajaran untuk aktifitas guru pada siklus I pertemuan I memperoleh nilai pesentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas guru memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II, sedangkan pada aktifitas siswa siklus I pertemuan I memperoleh nilai persentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas siswa memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68 (cukup) meningkat menjadi 84 (baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan TarusanPenelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn. Hal ini disebabkan guru masih menggunakan pendekatan konvensional. Dari itu tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran talking stick di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Instrument penelitian adalah lembaran penilaian RPP, lembar observasi dan lembaran tes. Sedangkan subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn. Pada siklus I pertemuan I rencana pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik), maka pada siklus I memperoleh nilai persentase 89 (sangat baik) dan meningkat menjadi 100 (sangat baik) pada siklus II. Pada pelaksanaan pembelajaran untuk aktifitas guru pada siklus I pertemuan I memperoleh nilai pesentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas guru memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II, sedangkan pada aktifitas siswa siklus I pertemuan I memperoleh nilai persentase 72 (cukup) dan pada pertemuan II memperoleh nilai persentase 88 (sangat baik), maka pada siklus I untuk aktifitas siswa memperoleh nilai persentase 80 (baik) dan meningkat menjadi 97 (sangat baik) pada siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68 (cukup) meningkat menjadi 84 (baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN 44 Taratak Sungai Lundang Kecamatan Tarusan

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Bahar, Asmaniar
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Nur Asma, Nur Asma
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Renita, Renita
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Abidin, Zainul
UNSPECIFIED
Corrector
Yunisrul, Yunisrul
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: hasil belajar, pembelajaran PKn, talking stick, siswa kelas IV
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru SD-S1
Depositing User: Muhammad Arga
Date Deposited: 04 Aug 2025 01:30
Last Modified: 26 Aug 2026 04:50
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/19857

Actions (login required)

View Item
View Item