Pemodelan Indeks Ketahanan Pangan Indonesia Menggunakan Robust Mixed Geographically Weighted Regression (RMGWR)

Putri, Ervi Dayana (2026) Pemodelan Indeks Ketahanan Pangan Indonesia Menggunakan Robust Mixed Geographically Weighted Regression (RMGWR). Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_10_ERVI_DAYANA_PUTRI_22337005_7125_2026.pdf] Text
final_10_ERVI_DAYANA_PUTRI_22337005_7125_2026.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kondisi Indeks Ketahanan Pangan Indonesia pada tahun 2024 masih belum merata di setiap provinsi. Terdapat wilayah dengan kondisi Indeks Ketahanan Pangan rendah dan wilayah lainnya memiliki kondisi Indeks Ketahanan Pangan yang tinggi. Ketidakmerataan ini dapat menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat baik dari aspek kesehatan, ekonomi hingga berpengaruh pada stabilitas negara. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model persamaan Indeks Ketahanan Pangan untuk setiap provinsi di Indonesia serta mengidentifikasi faktor�faktor yang memengaruhi Indeks Ketahanan Pangan di Indonesia secara lokal dan global menggunakan model yang andal. Metode yang digunakan adalah model Robust Mixed Geographically Weighted Regression (RMGWR). Data yang dianalisis merupakan data cross section pada tahun 2024, yang mencakup variabel respon berupa Indeks Ketahanan Pangan (IKP), serta variabel prediktor yang terdiri dari produktivitas padi, persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak, kepadatan penduduk, TPT, PDRB, dan luas penutupan lahan. Tahapan analisis meliputi uji heteroskedastisitas, uji variabilitas, pembentukan model MGWR, deteksi outlier, pembentukan model RMGWR, uji parsial, eliminasi model dan pemilihan model terbaik. Pemilihan model terbaik dilakukan dengan memilih model yang memiliki nilai AIC terendah dan R2 terbesar dari hasil eliminasi model yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi model RMGWR sebesar 83,04 % yang menunjukkan kemampuan variabel prediktor dalam menjelaskan variabel respon. Estimasi model RMGWR menghasilkan 38 model persamaan Indeks Ketahanan Pangan di setiap provinsi. Selain itu, hasil pengujian parsial menunjukkan variabel persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak berpengaruh secara global terhadap Indeks Ketahanan Pangan. Sedangkan variabel produktivitas padi, PDRB dan luas penutupan lahan signifikan berpengaruh secara lokal di beberapa provinsi di Indonesia.Kondisi Indeks Ketahanan Pangan Indonesia pada tahun 2024 masih belum merata di setiap provinsi. Terdapat wilayah dengan kondisi Indeks Ketahanan Pangan rendah dan wilayah lainnya memiliki kondisi Indeks Ketahanan Pangan yang tinggi. Ketidakmerataan ini dapat menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat baik dari aspek kesehatan, ekonomi hingga berpengaruh pada stabilitas negara. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model persamaan Indeks Ketahanan Pangan untuk setiap provinsi di Indonesia serta mengidentifikasi faktor�faktor yang memengaruhi Indeks Ketahanan Pangan di Indonesia secara lokal dan global menggunakan model yang andal. Metode yang digunakan adalah model Robust Mixed Geographically Weighted Regression (RMGWR). Data yang dianalisis merupakan data cross section pada tahun 2024, yang mencakup variabel respon berupa Indeks Ketahanan Pangan (IKP), serta variabel prediktor yang terdiri dari produktivitas padi, persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak, kepadatan penduduk, TPT, PDRB, dan luas penutupan lahan. Tahapan analisis meliputi uji heteroskedastisitas, uji variabilitas, pembentukan model MGWR, deteksi outlier, pembentukan model RMGWR, uji parsial, eliminasi model dan pemilihan model terbaik. Pemilihan model terbaik dilakukan dengan memilih model yang memiliki nilai AIC terendah dan R2 terbesar dari hasil eliminasi model yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi model RMGWR sebesar 83,04 % yang menunjukkan kemampuan variabel prediktor dalam menjelaskan variabel respon. Estimasi model RMGWR menghasilkan 38 model persamaan Indeks Ketahanan Pangan di setiap provinsi. Selain itu, hasil pengujian parsial menunjukkan variabel persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak berpengaruh secara global terhadap Indeks Ketahanan Pangan. Sedangkan variabel produktivitas padi, PDRB dan luas penutupan lahan signifikan berpengaruh secara lokal di beberapa provinsi di Indonesia.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Mukhti, Tessy Octavia
UNSPECIFIED
Corrector
Syafriandi, Syafriandi
UNSPECIFIED
Corrector
Mutiya, Fenni Kurnia
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: INDEKS KETAHANAN PANGAN, MGWR, MM-ESTIMATOR, PEMODELAN SPASIAL, ROBUST MGWR
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-S1
Depositing User: Umma Mardhotillah A.Md.
Date Deposited: 18 Sep 2026 03:52
Last Modified: 18 Sep 2026 03:53
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47984

Actions (login required)

View Item
View Item