Pemodelan Jumlah Kriminalitas Pasca Covid-19 di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Negative Binomial Regression dan Generalized Poisson Regression

Aprotama, Celsy (2026) Pemodelan Jumlah Kriminalitas Pasca Covid-19 di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Negative Binomial Regression dan Generalized Poisson Regression. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_10_Celsy_Aprotama_22337054_599_2026.pdf] Text
final_10_Celsy_Aprotama_22337054_599_2026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Jumlah kriminalitas di Provinsi Jawa Timur tahun 2023 menunjukkan tren peningkatan signifikan, dengan total 66.741 kasus atau naik sekitar 28,6% dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini diduga dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi pasca pandemi COVID-19, seperti meningkatnya pengangguran, Pertumbuhan jumlah penduduk, dan tekanan finansial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala overdispersion atau underdispersion serta membangun, membandingkan, dan menentukan model terbaik antara NBR dan GPR dalam memodelkan jumlah kriminalitas di Provinsi Jawa Timur tahun 2023 berdasarkan nilai AIC. Data yang digunakan bersumber Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Variabel respon (Y) adalah jumlah kriminalitas, sedangkan variabel prediktor meliputi persentase penduduk miskin (X₁), jumlah penduduk (X₂), tingkat pengangguran terbuka (X₃), rata-rata lama sekolah (X₄), upah minimum kabupaten/kota (X₅), rata-rata pengeluaran per kapita (X₆), dan produk domestik regional bruto (X₇). Hasil analisis menunjukkan bahwa model terbaik berdasarkan nilai AIC adalah GPR, yang mampu menangani overdispersion pada data jumlah kriminalitas di Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, model terbaik yang didapatkan yaitu: �� = exp(2,25338 + 0,31729X2 + 0,11514X3 + 0,14617X7 ) Uji parsial pada model GPR terbaik menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk (X₂), tingkat pengangguran terbuka (X₃), dan produk domestik regional bruto (X₇) memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah kriminalitas. Koefisien positif menunjukkan bahwa kenaikan ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap peningkatan jumlah kriminalitas yang diduga karena meningkatnya interaksi sosial, tekanan ekonomi, dan aktivitas ekonomi yang padat.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Fitri, fadhilah
UNSPECIFIED
Corrector
Kurniawati, Yenni
UNSPECIFIED
Corrector
Martha, Zamahsary
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: NEGATIVE BINOMIAL REGRESSION (NBR), GENERALIZED POISSON REGRESSION (GPR), JUMLAH KRIMINALITAS, OVERDISPERSION, JAWA TIMUR.
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-S1
Depositing User: Umma Mardhotillah A.Md.
Date Deposited: 18 Sep 2026 02:15
Last Modified: 18 Sep 2026 02:16
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47976

Actions (login required)

View Item
View Item