Karakterisasi Massa Batuan dan Analisis Kestabilan Lereng untuk Evaluasi Geometri Lereng di Pit Barat Tambang Terbuka PT. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto Sumatera Barat

Pane, Riski Adelina (2019) Karakterisasi Massa Batuan dan Analisis Kestabilan Lereng untuk Evaluasi Geometri Lereng di Pit Barat Tambang Terbuka PT. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_B1_12_RISKI_ADELINA_PANE_15137021_2885_2019.pdf] Text
final_B1_12_RISKI_ADELINA_PANE_15137021_2885_2019.pdf

Download (943kB)

Abstract

PT. Allied Indo Coal Jaya adalah perusahaan yang bergerak dibidang usaha pertambangan batubara di Kota Sawahlunto. Dalam penambangan terbuka, tingkat kestabilan lereng tambang adalah faktor terpenting yang harus diperhatikan dalam keberlangsungan kegiatan penambangan.Penulis melakukan penelitian di tiga lokasi lereng penambangan PT. AICJ, yaitu di koordinat S00˚36'09,3"/E100˚48'16,3", koordinat S00˚43'27,0"/E100˚47'11,1" dengan tinggi lereng = 35m dan kemiringan = 63˚, dan di koordinat S00˚36'09,7"/E100˚48'16,2" dengan tinggi lereng = 30m dan kemiringan = 63˚. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode bishop dan hoek and bray.Sebagai hasil penelitian, disimpulkan beberapa hal berikut. Pertama, material lokasi penelitian berupa siltstone dengan banyakjoint. Kedua, berdasarkan analisis RQD, RMR, dan SMR jenis batuan pada lokasi penelitian tergolong dalam kelas fair rock - good rock. Ketiga, hasilanalisissingle dan overall slopeactual didapatkan nilai FK pada koordinat I,II, dan III = 1.280/1.225, 1.323/1.203, 1.308/1.203(kondisi natural) danFK = 0.844/0.888, 0.905/0.731, 0.859/0.73 (kondisi jenuh). Keempat, untuk mendapatkan FK aman dilakukan modifikasi geometri lereng yaitu, koordinat I dengan tinggi lereng 31 m dan kemiringan 49˚ diperoleh FK = 1.255 (kondisi jenuh) dan untuk overall slopediubah menjadi 30 m/41˚, 25 m/30˚, 32 m/59˚ (kondisi natural) dan 20 m/30˚, 25 m/36˚ dan 25 m/32˚ (kondisi jenuh), koordinat IItinggi lereng 33 m dan kemiringan 50˚ diperoleh FK = 1.25 (kondisi jenuh) dan overall slopediubah menjadi 29 m/55˚, 30 m/51˚, 33 m/60˚ (kondisi natural) dan 25 m/39˚, 21 m/33˚ dan 22 m/40˚ (kondisi jenuh), koordinat III dengan tinggi lereng 25m dan kemiringan 54˚ diperoleh FK = 1.254 dan untuk overall slopenyadiubah menjadi 29 m/47˚, 31 m/52˚, 27 m/62˚ (kondisi natural) dan 23 m/49˚, 20 m/49˚ dan 25 m/33˚ (kondisi jenuh).

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Anaperta, Yoszi Mingsi
UNSPECIFIED
Corrector
Kopa, Raimon
UNSPECIFIED
Corrector
Andas, Jukepsa
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: ANALISIS KESTABILAN LERENG, KARAKTERISASI MASSA BATUAN
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 17 Jun 2026 07:51
Last Modified: 17 Jun 2026 07:51
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44104

Actions (login required)

View Item
View Item