Penggunaan Gaya Bahasa dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khalieqy

Amelsi, Mice (2012) Penggunaan Gaya Bahasa dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khalieqy. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_MICEL_SEPRIANTO_17016064_4665_2021.pdf] Text
final_B1_1_MICEL_SEPRIANTO_17016064_4665_2021.pdf

Download (718kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk dan fungsi gaya bahasa yang terdapat dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan dengan jelas objek yang diteliti. Untuk melihat bentuk dan fungsi gaya bahasa dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy, penulis menggunakan pendekatan objektif yaitu pendekatan yang membatasi diri pada penelahaan pada karya sastra itu sendiri, terlepas dari pengarang dan pembaca. Penelitian ini menggunakan teknik uraian rinci dengan cara uraian yang berisi penjelasan tentang unsur yang menggunakan gaya bahasa, kemudian dibuktikan dengan kutipan pernyataan, kutipan tersebut dijelaskan lagi melalui uraian penjelasan. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu pertama, menentukan bentuk gaya bahasa yang digunakan dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy. Kedua, menentukan fungsi gaya bahasa dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy. Ketiga, menyimpulkan temuan penelitian. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bentuk gaya bahasa yang terdapat dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy berjumlah 160 buah. Gaya bahasa tersebut dikelompokkan ke dalam 17 bentuk gaya bahasa, yaitu gaya bahasa gaya bahasa hiperbola berjumlah 78 buah, gaya bahasa simile, berjumlah 48 buah, gaya bahasa metafora berjumlah 29 buah, gaya bahasa personifikasi berjumlah 24 buah, gaya bahasa sarkasme berjumlah 24 buah, gaya bahasa anafora berjumlah 9 buah, gaya bahasa ironi berjumlah 8 buah, gaya bahasa sinisme berjumlah 8 buah, gaya bahasa oksimoron berjumlah 7 buah, gaya bahasa epizeuksis berjumlah 6 buah, gaya bahasa litotes berjumlah 5 buah, gaya bahasa paradoks berjumlah 5 buah, gaya bahasa satire berjumlah 3 buah, gaya bahasa antifrasis berjumlah 3 buah, gaya bahasa alusi berjumlah 1 buah, gaya bahasa anadiplosis berjumlah 1 buah, dan gaya bahasa eufemismus berjumlah 1 buah. Berdasarkan gaya bahasa yang ditemukan, gaya bahasa yang paling dominan digunakan dalam novel tersebut adalah gaya bahasa hiperbola. Fungsi gaya bahasa yang ditemukan sebanyak 275 buah. Penggunaan fungsi tersebut dirinci sebagai berikut: mengkonkretkan sebanyak 64 buah, menegaskan sebanyak 119 buah, memperindah sebanyak 45 buah, menyindir sebanyak 46 buah dan menghaluskan sebanyak 1 buah. Fungsi gaya bahasa yang paling banyak digunakan adalah fungsi untuk menegaskan.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Nurizzati, Nurizzati
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Zulfadhli, Zulfadhli
UNSPECIFIED
Corrector
Asri, Yasnur
UNSPECIFIED
Corrector
Abdurrahman, Abdurrahman
UNSPECIFIED
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Ridha Prima Adri S.Sos
Date Deposited: 05 Jun 2026 03:45
Last Modified: 05 Jun 2026 03:45
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43480

Actions (login required)

View Item
View Item