Kajian Sistem Kerja Alat Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Overburden dengan Penerapan Metode Antrian di Pit Taman Tambang Air Laya PT. Bukit Asam (Perseo) Tbk

Elvionita, Dwi Rahmi (2018) Kajian Sistem Kerja Alat Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Overburden dengan Penerapan Metode Antrian di Pit Taman Tambang Air Laya PT. Bukit Asam (Perseo) Tbk. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_11_DWI_RAHMI_ELVIONITA_1203148_695_2018.pdf] Text
final_B1_11_DWI_RAHMI_ELVIONITA_1203148_695_2018.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pit taman merupakan suatu lokasi penambangan yang berada di kawasan PT.BA,pada proses pengupasan overburden di Pit taman ini menggunakan 6 buah alat angkut dan 1 buah alat muat. Target produksi pengupasan overburden bulan Novembertidak tercapainya. Hal ini disebabkan karena kurang baiknya Komposisi alat mekanis dan banyaknya waktu tunggu yang terjadi pada alat angkut. Tujuan penelitian ini adalah menghitung produksitifitas alat setiap fleet di pit Taman, menghitung keserasian alatdi pit taman, mendapatkan upaya dan mengurangi waktu antrian pada produksi overburden di pit taman, dan mendapatkanmatch factor sama dengan 1. Dalam penelitian ini digabungkan antara teori dengan data-data lapangan, sehingga di dapat pendekatan penyelesaian masalah. Dan hasil pengolahan data akan dianalisa untuk selanjutnya dapat dihasilkan suatu rekomendasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan. Pertama,produktivitas komatsu PC 1250 pada fleet 1 adalah 473,87 bcm/jam dan produktivitas komatsu HD 785adalah 109,34 bcm /jam. Pada fleet 2 produktivitas komatsu PC 2000-1 adalah 703,50 bcm/ jam dan komatsu HD 785 adalah 174,23 bcm /jam. Pada fleet 3 produktivitas komatsu PC 2000-2 adalah 730,64 bcm /jam dan komatsu HD 785 adalah 186,15 bcm /jam. Kedua,komposisi alat yang tersedia Fleet 1 yaitu 1 alat muat dan 6 alat angkut,Fleet 2 ,1 alat muat dan 6 alat angkut,Fleet 3,1 alat muat dan 6 alat angkut.Ketiga, upaya untuk mengurangi waktu antrian melakukan perbaikan komposisi alat menjadi MF=1.Keempat, analisa perhitungan MF=1 pada fleet 1=5 unit HD, fleet 2= 4 unit, fleet 3 = 4 unit

Item Type: Thesis (Bachelor/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Yulhendra, Dedi
UNSPECIFIED
Corrector
Anaperta, Yoszi Mingsi
UNSPECIFIED
Corrector
Sumarya, Sumarya
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: produksi,match factor,teori antrian
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 21 May 2026 05:58
Last Modified: 21 May 2026 06:40
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42986

Actions (login required)

View Item
View Item