Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Strategi Aktif Tipe Peer Lesson dan Model Konvensional pada Mata Pelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik (MRL) Kelas X SMKN 1 Padang.

Najib, Muhammad (2015) Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Strategi Aktif Tipe Peer Lesson dan Model Konvensional pada Mata Pelajaran Menganalisis Rangkaian Listrik (MRL) Kelas X SMKN 1 Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_03_MUHAMMAD_NAJIB_3747_2015.pdf] Text
final_B1_03_MUHAMMAD_NAJIB_3747_2015.pdf

Download (623kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang tepat sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa di SMKN 1 Padang kelas X TJTL pada mata pelajaran MRL. Pembelajaran konvensional digunakan untuk menyampaikan hal yang bersifat keterampilan dan informasi dasar dan bersifat prosedural. Sementara model pembelajaran yang bertujuan menuntut pengembangan kemampuan berpikir siswa dan pemecahan masalah yaitu model pembelajaran strategi aktif tipe peer lesson. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menganalisis rangkaian listrik dengan menggunakan pembelajaran strategi aktif tipe peer lesson dan pembelajaran konvensional di SMKN 1 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang masuk ke dalam jenis penelitian eksperimen semu (quasy-experiment). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TJTL-A dan X TJTL-B SMKN 1 Padang pada tahun ajaran 2014- 2015. Penentuan kelas kontrol dan eksperimen dilakukan dengan teknik random sampling. Setelah itu didapatkan kelas X TJTL-A sebagai kelas kontrol dan kelas X TJTL-B sebagai kelas eksperimen. Hasil belajar diperoleh dari tes akhir (posttest) yang kemudian dilakukan uji-t untuk uji hipotesis penelitiannya. Berdasarkan hasil penelitian terlihat rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Rata-rata kelas eksperimen 90,10 dan rata-rata kelas kontrol 84,70. Setelah dilakukan uji-t didapatkan nilai �ℎ�����= 4,28 > ������ = 1,68 pada taraf signifikansi (α) = 0,05. Disimpulkan bahwa hasil belajar menggunakan model pembelajaran strategi aktif tipe peer lesson lebih tinggi dibanding model pembelajaran konvensional. Beda rata-rata hasil belajar menggunakan model pembelajaran strategi aktif peer lesson dengan model pembelajaran konvensional sebesar 5,40. Oleh sebab itu, model pembelajaran aktif tipe peer lesson dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ahyanuardi, Ahyanuardi
UNSPECIFIED
Corrector
Hastuti, Hastuti
UNSPECIFIED
Corrector
Ridwan, Ridwan
UNSPECIFIED
Corrector
Aswardi, Aswardi
UNSPECIFIED
Corrector
Efrizon, Efrizon
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: HASIL BELAJAR SISWA, PEMBELAJARAN STRATEGI, RANGKAIAN LISTRIK
Subjects: L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Elektro-S1
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 20 May 2026 01:45
Last Modified: 20 May 2026 01:45
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42831

Actions (login required)

View Item
View Item