Analisis Kestabilan Lubang Bukaan dan Pilar saat Proses Mining Block Development pada Penambangan Bawah Tanah Metoda Room and Pillar PT. Allied Indo Coal (AIC) Jaya

Rahman, Alfi (2019) Analisis Kestabilan Lubang Bukaan dan Pilar saat Proses Mining Block Development pada Penambangan Bawah Tanah Metoda Room and Pillar PT. Allied Indo Coal (AIC) Jaya. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_11_ALFI_RAHMAN_526_1302663_2019.pdf] Text
final_B1_11_ALFI_RAHMAN_526_1302663_2019.pdf

Download (771kB)

Abstract

Penentuan geometri penambangan pada tambang bawah tanah metoda room and pilar merupakan sebuah pekerjaan yang cukup kompleks. Kajian kestabilan lubang bukaan dan pilar yang komprehensif diperlukan untuk menentukan lebar lubang bukaan dan dimensi pilar yang ideal berdasarkan pertimbangan ekonomis dan faktor keamanannya. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis tegangan pada pilar batubara dan kekuatan pilar batubara untuk mendapatkan nilai faktor keamanannya. Selain itu, pengklasifikasian massa batuan juga dilakukan sebagai langkah awal dalam memberikan rekomendasi metoda penggalian seperti stand up time dan rekomendasi penyanggaan. Permodelan 2D dilakukan untuk mengetahui kondisi perubahan tegangan saat mining block development dilakukan. Penentuan tegangan pada pilar dihitung berdasarkan teori pembebanan Tributary Area dimana tegangan yang bekerja pada pilar adalah sebesar 6,775 MPa. Sementara itu, kekuatan pilar batubara diperoleh menggunakan persamaan empirik dengan nilai kekuatan pilar sebesar 17,6 MPa. Dengan demikian, faktor keamanan pilar berdasarkan perhitungan analitik adalah 2,62 (stabil) dengan recovery penambangan sekitar 40 %. Karakterisasi massa batuan dilakukan berdasarkan klasifikasi massa batuan Rock Mass Rating (RMR) System. Nilai RMR untuk perlapisan batubara adalah 56, dimana batuan ini termasuk kedalam batuan kelas III dengan rekomendasi stand up time selama 580 jam dan span setiap 6,75 m. Permodelan menggunakan Phase2 menunjukkan penggalian local shaft pada proses development tidak terlalu berpengaruh signifikan terhadap perubahan kondisi tegangan secara keseluruhan. Evaluasi geometri penambangan diperoleh melalui simulasi perhitungan untuk beberapa ukuran pilar dengan hasil berupa rekomendasi dimensi pilar paling ideal adalah 7 m x 7 m dengan estimasi recovery sekitar 55 % dan faktor keamanan 1,53.

Item Type: Thesis (Bachelor/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Heriyadi, Bambang
UNSPECIFIED
Corrector
Kopa, Raimon
UNSPECIFIED
Corrector
Fadhilah, Fadhilah
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Dimensi Pilar, Tributary Area, Faktor Keamanan, Recovery, RMR System
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 18 May 2026 08:14
Last Modified: 18 May 2026 08:14
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42710

Actions (login required)

View Item
View Item