Hardi, Emeliya (2014) Konsep Diri dan Motivasi Belajar Siswa Broken Home serta Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_1_EMELIYA_HARDI_1103649_2595_2014.pdf
Download (1MB)
Abstract
Keluarga merupakan wadah pertama dan utama yang penting bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. Selain itu keluarga merupakan lingkungan pertama untuk bersosialisasi, mengenal diri sendiri, serta sebagai motivator eksternal terbesar yang akan selalu dibutuhkan anak dalam menjalani hidup. Maka, akan sangat fatal akibatnya apabila keluarga tidak lagi mampu berfungsi sebagaimana mestinya. Salah satunya adalah fenomena anak broken home. Kenyataan di sekolah ditemukan siswa yang berasal dari keluarga broken home merasa minder dalam bergaul dan kurang serius dalam mengikuti pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana konsep diri dan motivasi belajar siswa broken home. Selanjutnya diuji hubungan antara motivasi belajar dengan konsep diri siswabroken home. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan jenis deskriptif korelasi. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas X, XI dan XII SMA Pertiwi 1 Padang tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi sebanyak 958 orang. Jumlah sampel penelitian sebanyak 42 orang dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposivesampling. Instrumen yang digunakan angket tertutup dengan menggunakan model skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik persentase dan untuk menguji hubungan antara kedua variabel digunakan statistik parametrik yaitu Pearson Correlation. Hasil penelitian yaitu: (1) tingkat capaian responden mengenai konsep diri siswa broken homesebesar 76.3% berada pada kategori sedang, (2) tingkat capaian responden mengenai motivasi belajar siswa broken homesebesar 70% berada pada kategori sedang dan (3) koefisien korelasi konsep diri siswa broken home dan motivasi belajar siswa broken homesebesar 0,572 maka terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dan motivasi belajar siswa broken home.Dengan demikian implikasinya terhadap pelayanan bimbingan dan konseling adalah perlunya program pelayanan yang dapat meningkatkan konsep diri dan motivasi belajar siswa broken home.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Syahniar, Syahniar UNSPECIFIED Thesis advisor Neviyarni, Neviyarni UNSPECIFIED Corrector Nirwana, Herman UNSPECIFIED Corrector Marjohan, Marjohan UNSPECIFIED Corrector Rusdinal, Rusdinal UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | KONSEP DIRI, MOTIVASI BELAJAR, SISWA BROKEN HOME |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Bimbingan dan Konseleling-S2 |
| Depositing User: | Umma Mardhotillah A.Md. |
| Date Deposited: | 20 Mar 2025 04:02 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 04:34 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/4184 |
