Mahdi, M Ghazi (2013) Analisis Sumber-Sumber Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Pendekatan Model Solow. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_1_LUTFIAH_AINI_19016172_1099_2023 (2).pdf
Download (809kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) Pengaruh akumulasi modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.(2) Pengaruh tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. (3) Pengaruh secara bersama-sama akumulasi modal dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan asosiatif yaitu penelitian yang mendeskriptifkan variabel penelitian dan menemukan ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dari tahun 1988-2011 dengan tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan induktif yaitu: uji prasyarat (multikolinearitas, autokorelasi, dan heterokedastisitas), analisis regresi berganda, uji t dan uji F. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa : (1) Secara parsial akumulasi modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia (level prob = 0,00 < α = 0,05). dengan besaran pengaruhnya 0,390613 (2) Secara parsial tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia (level prob = 0,00 < α = 0,05) dengan besaran pengaruhnya 1,558885 (3) Secara bersama-sama akumulasi modal dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia (level prob = 0,00 < α = 0,05) dengan tingkat sumbangan secara bersama-sama sebesar 99 persen. Dari hasil penelitian ini, maka disarankan (1) Pentingnya campur tangan pemerintah dalam menjaga stabilisasi dan pengadaan regulasi yang meransang penggunaan akumulasi modal yang efisien dan efektif serta peningkatan tenaga kerja yang produktif. Maka dari itu, mulai dari birokrasi dan demokratisasi dalam pemerintahan harus lebih baik dan bersih (2) Penggunaan tenaga kerja yang lebih banyak dengan produktivitas yang lebih baik akan lebih menguntungkan dalam jangka panjang dari pada meminimalkan biaya dengan mengurangi penyerapan tenaga kerja. Maka, dengan semakin bertambahnya jumlah angkatan kerja maka perlu diiringi dengan peningkatan mutu atau produktivitas dari masing-masing angkatan kerja tersebut agar menghasilkan kuantitas dan kualitas produksi yang lebih baik, (3) Pengadaan infrastruktur yang memperlancar berputarnya roda perekonomian perlu terus dioptimamalkan, sehingga bisa mempercepat akselerasi pembangunan. Semakin tersedianya infrastruktur, akan merangsang pembangunan di suatu daerah selain itu infrastruktur yang memadai memiliki eksternalitas positif yang tinggi salah satunya yang dapat meminimalkan biaya-biaya produksi seperti ketersediaan jalan raya, rel kereta api, pelabuhan laut, telekomunikasi dan lain-lain yang tidak dapat disediakan oleh pihak swasta, (4) Pemerintah perlu menjaga sumber daya yang diperlukan dalam industrialisasi yang berpotensial agar tidak bergantung dengan sumber daya impor, dengan mudahnya mendapatkan akses sumber daya maka peningkatan supply oleh sektor industri akan meningkat.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Satria, Doni UNSPECIFIED Thesis advisor Ariusni, Ariusni UNSPECIFIED Corrector Aimon, Hasdi UNSPECIFIED Corrector Yeniwati, Yeniwati UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan-S1 |
| Depositing User: | Ridha Prima Adri S.Sos |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 01:07 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 01:07 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40996 |
