Rachman A, Aulia (2016) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Mahasiswa Statistika Universitas Negeri Padang Menggunakan Analisis Regresi Logistik. Diploma/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_02_AULIA_RACHMAN_AJIESADEWA_96985_1354_2016.pdf
Download (3MB)
Abstract
Motivasi belajar mahasiswa didefinisikan sebagai keadaan dalam diri
mahasiswa yang mendorong untuk melakukan aktifitas belajar di perguruan
tinggi. Rendahnya motivasi belajar menjadi masalah dalam diri mahasiswa. Hal
ini dapat dilihat dari kehadiran mahasiswa yang hanya memenuhi syarat absensi,
perilaku menyalin tugas dan ketersediaan waktu belajar di rumah/kos. Ada
beberapa faktor yang dapat memepengaruhi motivasi belajar mahasiswa, yaitu:
individu pelajar, suasana belajar, pengajar(dosen), teman bergaul, dan minat
terhadap program studi. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah
model regresi logistik untuk menggambarkan motivasi belajar mahasiswa, faktor-
faktor apa saja yang berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa.
Penelitian ini merupakan penelitian terapan menggunakan metode analisis
regresi logistik. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh
menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa statistika UNP tahun
masuk 2012, 2013, dan 2014. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah motivasi
belajar, sedangkan variabel bebasnya adalah individu mahasiswa, suasana belajar,
pengajar/dosen, teman bergaul, dan minat terhadap program studi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga faktor yang berpengaruh
terhadap motivasi belajar mahasiswa statistika UNP yaitu individu mahasiswa,
pengajar/dosen dan teman bergaul dengan model:
�(�) = �(−3,355 + 3,312(�1)+ 3,248(�3)+ 1,362(�4)
1+ �(−3,355 + 3,312(�1)+ 3,248(�3)+ 1,362(�4)
Nilai odds ratio variabel individu pelajar adalah 27,447. Dapat diartikan bahwa,
mahasiswa yang memiliki kebiasaan belajar dan konsep diri yang baik akan
memiliki kecendrungan motivasi belajar yang tinggi sebesar 27,447 kali
dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki kebiasaan belajar dan konsep diri
yang buruk terhadap motivasi belajar. Nilai odds ratio variabel dosen adalah
25,744. Ini dapat diartikan bahwa, dosen yang sering memotivasi mahasiswa
memiliki kecendrungan 25,744 kali meningkatkan motivasi belajar mahasiswa
dibandingkan dosen yang tidak memotivasi mahaiswa. Nilai odds ratio variabel
teman bergaul adalah 3,905. Ini dapat diartikan bahwa, kebiasaan bergaul dengan
teman yang suka belajar memiliki kecendrungan meningkatkan motivasi belajar
sebesar 3,905 kali dibandingkan dengan kebiasaan bergaul dengan teman yang
tidak suka belajar.
| Item Type: | Thesis (Diploma/Tugas Akhir) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Putra, Atus Amadi UNSPECIFIED Thesis advisor Yerizon, Yerizon UNSPECIFIED Corrector Kurniawati, Yenni UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-D3 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:54 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40933 |
