Penerapan Strategi Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Motivasi, Aktivitas dan Hasil Belajar Penggerak Bantu Siswa Kelas X TKN SMK N 10 Padang.

Syahri, Budi (2014) Penerapan Strategi Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Motivasi, Aktivitas dan Hasil Belajar Penggerak Bantu Siswa Kelas X TKN SMK N 10 Padang. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_5_BUDI_SYAHRI_1208906_5585_2014.pdf] Text
final_5_BUDI_SYAHRI_1208906_5585_2014.pdf

Download (1MB)

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran Penggerak Bantu dibuktikan dengan nilai semester yang diperoleh siswa yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sehingga pembelajaran Penggerak Bantu belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motivasi, aktifitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi pembelajaran problem solving pada pelajaran Penggerak Bantu di SMK N 10 Padang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model strategi pembelajaran pemecahan masalah Solso. Diselenggarakan pada semester 2 bulan April-Juni 2014. Subjek dari penelitian siswa kelas X Teknik Kapal Niaga (TKN) berjumlah 23 siswa. Uji coba angket motivasi dilakukan pada siswa kelas XII TKN. Instrumen penelitian adalah angket untuk motivasi belajar, lembaran observasi untuk aktifitas belajar dan soal tes essay untuk hasil belajar. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket motivasi dan tes hasil belajar serta penilaian yang dilakukan oleh observer untuk lembaran observasi aktifitas belajar. Data dianlisis dengan ketuntasan individu dan klasikal serta uji t. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa motivasi, aktifitas dan hasil belajar siswa dengan penerapan strategi pembelajaran problem solving mengalami peningkatan. Motivasi belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus 1 motivasi belajar siswa pada kategori sangat baik dengan banyak responden 3 orang siswa (13,04%) dan pada kategori baik dengan banyak responden 17 orang siswa (73,92%), pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi kategori sangat baik dengan jumlah responden 13 orang siswa (56,52%) dan 9 orang responden (39,13%) dengan Kategori baik. Aktifitas belajar siswa mengalami peningkatan dari kategori baik pada siklus 1 menjadi amat baik pada siklus 2. Hasil belajar mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan secara klasikal pada siklus 1 sebanyak 14 siswa sebesar 60,9% menjadi 21 siswa yang tuntas dengan persentase sebesar 91,3% pada siklus 2. Implikasi dari penelitian ini adalah guru lebih mudah memahami permasalahan yang terjadi dalam kelas. Posisi guru di dalam kelas pada strategi pembelajaran problem solving dominan sebagai fasilitator untuk memandu siswa dalam memecahkan masalah yang dibahas siswa. Siswa lebih mandiri dan kreatif dalam belajar. Proses berfikir siswa dalam menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru menjadi lebih baik. Adanya daya fikir dan nalar memecahkan masalah yang dimiliki siswa membuat siswa kritis dalam belajar.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Syahril, Syahrial
UNSPECIFIED
Corrector
Yuliana, Yuliana
UNSPECIFIED
Corrector
Nasrun, Nasrun
UNSPECIFIED
Corrector
Syah, Nurhasan
UNSPECIFIED
Corrector
Elida, Elida
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING, HASIL BELAJAR
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LC Special aspects of education
L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan-S2
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 14 Apr 2026 00:55
Last Modified: 14 Apr 2026 00:55
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40905

Actions (login required)

View Item
View Item