Yasmi, Yasmi (2009) Modal Sosial Masyarakat dalam Menanggulangi Bencana Alam (Studi tentang Pembagunan Rumah Penduduk yang Tertimpa Gempa Bumi di Kenagarian Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang. Kabupaten Agam). Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_4_YASMI_80982_3200_2012.pdf
Download (1MB)
Abstract
Bencana alam seperti gempa bumi telah meninggalkan luka yang mendalam bagi masyarakat yang tinggal di sekitar zona sesar aktif. Seperti halnya di Bukik Batabuah, kecamatan Canduang tanggal 6 Maret 2007 yang lalu. Berdasarkan grandtour, peneliti menemukan kejanggalan dimana segala macam bentuk bantuan yang diberikan baik dari tetangga, keluarga dekat maupun jauh, hanya beberapa hari saja. Mereka yang tidak ikut menjadi korban gempa kembali keaktivitas rutinnya, seolah-olah mereka tidak peduli lagi dengan penderitaan saudaranya, mereka tidak tampak lagi membantu korban. Padahal kita ketahui masyarakat minang terkenal memiliki modal sosial yang tinggi dengan sifatnya yang tolong menolong selama ini, seperti ungkapan barek sama dipikua ringan samo dijinjiang, Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan tentang, 1) modal sosial masyarakat dalam membangun rumah penduduk yang terkena bencana gempa bumi, serta 2) hambatan yang dialami masyarakat dalam memanfaatkan modal sosial untuk membangun rumah penduduk yang terkena bencana gempa bumi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teori pertukaran sosial (social exchange). Informan penelitian ini terdiri dari unsur pemerintahan kecamatan, kenagarian, serta para korban gempa yang ditentukan secara ”purposive’. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dan dokomentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik snow ball, sedangkan teknik analisa datanya menggunakan langkah-langkah dari Miles & Huberman (1992 :50). Validitas datanya dilakukan dengan cara; perpanjangan waktu penelitian, triangulasi data dan pemeriksaan teman sejawat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, (1) modal sosial masyarakat dalam membangun rumah yang terkena bencana ada yang sifatnya murni karena adanya rasa kebersamaan, kekeluargaan, namun ada pula dalam bentuk tukar menukar kebaikan atau resiprositas, (2) Modal sosial juga mengalami kendala atau kelemahan sehingga anggota masyarakat bekerja secara parsial tidak lagi kolektif, rasa kebersamaan mulai berkurang. Hal ini menunjukkan kalau sistem eksternal mempengaruhi sistem internal.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Ananda, Azwar UNSPECIFIED Corrector Firman, Firman UNSPECIFIED Corrector UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | SOSIAL MASYARAKAT, BENCANA ALAM |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 01:17 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 01:17 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/39691 |
