Studi Poligami Sirri di Nagari Situjuah Ladang Laweh Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota.

Putri, Rieni Hasinah (2015) Studi Poligami Sirri di Nagari Situjuah Ladang Laweh Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_RIENI_HASINAH_PUTRI_1203871_5605_2015.pdf] Text
final_4_RIENI_HASINAH_PUTRI_1203871_5605_2015.pdf

Download (594kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Latar belakang terjadinya poligami sirri (2) Dampak poligami sirri, dan (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi praktek poligami sirri di Nagari Situjuah Ladang Laweh Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas 13 orang pelaku poligami sirri (suami-istri), 2 orang anak dalam keluarga poligami sirri, Walinagari Situjuah Ladang Laweh, 1 orang cadiak pandai, 2 orang niniak mamak, 5 orang masyarakat dan Kepala KUA Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Alat pengumpulan data utama adalah peneliti sendiri dengan metode pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dapat diketahui bahwa : pasangan poligami sirri mayoritas berpendidikan rendah. Pernikahan dilakukan di kediaman keluarga perempuan oleh wali perempuan atau angku kali yang diminta wali untuk menikahkan mereka. Latar belakang melakukan poligami sirri adalah: (1) Budaya, (2) Selingkuh, (3) Kurang bahagia dengan istri pertama, (4) Tidak mendapatkan izin dari istri pertama, (5) Keengganan mengurus surat-menyurat administrasi pernikahan, (6) Faktor usia, (7) Pertimbangan biaya dan waku. Dampak dari poligami sirri ini adalah: (1) Dampak dalam tatanan sosial-adat (2) Dampak dalam keluarga, yang terdiri atas: (a) dampak terhadap ekonomi keluarga, (b) dampak terhadap anak, dan (c) dampak terhadap hubungan kekerabatan dalam keluarga. Hubungan kekerabatan dalam keluarga poligami sirri cenderung tidak harmonis, baik antara suami-isrtri pertama, istri pertama-istri kedua, ayah-anak, dan suami-keluarga istri, dan hubungan antara keluarga para istri. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi poligami sirri di Nagari Situjuah Ladang Laweh ini sudah banyak dilakukan oleh pemerintah nagari dan tetua adat, seperti adanya denda, namun belum mencapai sasaran yang diharapkan. Hal ini terbukti dengan adanya kasus poligami sirri tiap tahunnya di nagari tersebut. Disarankan kepada: (1) Suami dan istri agar saling menyadari peran dan tanggung jawab dalam keluarga, agar keharmonisan selalu terjaga. (2) KUA Kecamatan Situjuah Limo Nagari agar mengirimkan penyuluh agama untuk mensosialisasikan aturan-aturan, terutama soal perkawinan. (3) Pemerintah nagari dan tokoh adat agar memperbaharui aturan adat berkenaan perkawinan ini, agar lebih tegas lagi, supaya aturan tersebut tidak diremehkan masyakat. (4) Pemerintah perlu kiranya meninjau ulang atau mengamandemen produk hukum perkawinan sesuai dengan kondisi rill masyarakat yang melindungi semua golongan dan kepentingan. (5) Untuk melengkapi penelitian ini, disarankan kepada peneliti berikutnya agar mengkaji mengenai tanggung jawab suami dalam keluarga poligami sirri.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ananda, Azwar
UNSPECIFIED
Corrector
Khairani, Khairani
UNSPECIFIED
Corrector
Hasan, Helmi
UNSPECIFIED
Corrector
Erianjoni, Erianjoni
UNSPECIFIED
Corrector
Darmansyah, Darmansyah
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: POLIGAMI SIRRI
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 04 Mar 2026 00:50
Last Modified: 04 Mar 2026 00:50
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38838

Actions (login required)

View Item
View Item