Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Series Layangan Putus Karya Mommy ASF dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA)

Firdaus, Firdaus (2022) Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Series Layangan Putus Karya Mommy ASF dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA). Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_FIRDAUS_18016071_3050_2022.pdf] Text
final_B1_1_FIRDAUS_18016071_3050_2022.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif dan mendeskripsikan strategi bertutur dalam film series Layangan Putus karya Mommy ASF. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah data kalimat tuturan ekspresif penutur dan mitra tutur serta strategi bertutur dalam film series Layangan Putus karya Mommy ASF. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Metode yang digunakan adalah metode simak dengan cara menyimak tuturan penutur dan mitra tutur. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Pertama, mentranskrip tindak tutur ekspresif dalam film series Layangan Putus karya Mommy ASF. Kedua, menginventariskan tindak tutur ekspresif dan strategi bertutur apa saja yang digunakan dalam film series Layangan Putus karya Mommy ASF. Ketiga, mengklasifikasikan data berdasarkan tindak tutur ekspresif dan strategi bertuturnya. Keempat, melakukan penyimpulan terhadap data berdasarkan hasil penganalisisan data. Hasil penelitian ini terdiri atas dua. Pertama, ditemukan sebanyak 148 tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh penutur dan mitra tutur dalam film series Layangan Putus karya Mommy ASF yang terdiri atas tindak tutur mengucapkan terima kasih 21 tuturan, tindak tutur memuji 25 tuturan, tindak tutur mengucapkan selamat 2 tuturan, tindak tutur mengeluh 33 tuturan, tindak tutur mengkritik 16 tuturan, tindak tutur menyalahkan 10 tuturan, tindak tutur meminta maaf 35 tuturan, dan tindak tutur menyindir 6 tuturan. Kedua, stratetgi bertutur tindak tutur ekspresif ditemukan strategi bertutur tanpa basa-basi 103 tuturan, strategi bertutur dengan basa-basi kesantunan positif 23 tuturan, strategi bertutur dengan basa-basi kesantunan negatif 20 tuturan, strategi bertutur samar-samar sebanyak 2 tuturan, dan strategi bertutur dalam hati tidak terdapat tuturan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tindak tutur ekspresif yang dominan digunakan dalam film series Layangan Putus karya Mommy ASF adalah tindak tutur meminta maaf dan strategi bertutur dalam tindak tutur ekspresif yang paling dominan adalah strategi bertutur dalam tanpa basa- basi. Penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada teks drama kelas XI semester genap.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Arief, Ernawati
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Abdurrahman, Abdurrahman
UNSPECIFIED
Corrector
Noveria, Ena
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tindak Tutur Ekspresif, Film, Layangan Putus
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 04 Mar 2026 00:49
Last Modified: 04 Mar 2026 00:49
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38832

Actions (login required)

View Item
View Item