Kaperi, Abdimen (2015) Hubungan Kelentukan, Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Matakaki dengan Kemampuan Tendangan Sabit Atlet Pencaksilat Tuah Sakato Semen Padang. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_6_ABDIMEN_KAPERI_51631_1761_2016.pdf
Download (605kB)
Abstract
Penelitian ini diawali dari observasi lapangan rendahnya prestasi atlet pencaksilat
Tuah Sakato Semen Padang, diprediksi karena rendahnya kemampuan kondisi
fisik atlet. Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya hubungan elemen
kondisi fisik atlet (kelentukan, daya ledak otot tungkai dan koordinasi matakaki)
dengan kemampuan tendangan sabit.
Populasi penelitian semua atlet pencak silat Tuah Sakato, berjumlah 24 Pa dan 15
Pi. Sampel adalah seluruh atlet putra, dengan demikian teknik sampling yang
digunakan adalah purposive sampling. Untuk memperoleh data melakukan test
kondisi fisik dan tes kemampuan tendangan sabit. Hipotesis yang diajukan adalah
;
(1) kelentukan memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan tendangan
sabit, (2) daya ledak otot tungkai memiliki hubungan signifikan dengan
kemampuan tendangan sabit, (3) koordinasi matakaki memiliki hubungan
signifikan dengan kemampuan tendangan sabit, (4) terdapat hubungan bersama
ketiga elemen kondisi fisik dengan kemampuan tendangan sabit. Data dianalisis
dengan statistik parametrik menggunakan formula uji regresi linear pada taraf
signifikansi 0.05.
Hasil analis menyatakan ; (1) elemen kondisi fisik kelentukan memiliki hubungan
dengan kemampuan tendangan sabit, rxy = 0.512 > rtab 0.404, Fhit 7.834 > Ftab 2.01,
thit 2.800 > ttab 2.064, (R2) 0.263, kelentukan berkontribusi sebesar 26.3%, (2)
elemen kondisi fisik daya ledak otot tungkai memiliki hubungan dengan
kemampuan tendangan sabit, rxy = 0.456 > rtab 0.404, Fhit 5.776 > Ftab 2.01, thit
2.403 > ttab 2.064, (R2) 0.208, daya ledak otot tungkai berkontribusi sebesar 20.8%.
(3) elemen kondisi fisik koordinasi matakaki memiliki hubungan dengan
kemampuan tendangan sabit, rxy = 0.466 > rtab 0.404, Fhit 6.103 > Ftab 2.01, thit
2.470 > ttab 2.064, (R2) 0.217, koordinasi matakaki berkontribusi sebesar 21.7%. (4)
ke tiga elemen kondisi fisik secara bersama memiliki hubungan dengan kemampuan
tendangan sabit, rxy = 0.747 > rtab 0.404, Fhit 8.421 > Ftab 2.01, (R2) 0.558, daya
ledak otot tungkai berkontribusi sebesar 55.8%.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Gusril, Gusril UNSPECIFIED Thesis advisor Kiram, Yanuar UNSPECIFIED Corrector Syafruddin, Syafruddin UNSPECIFIED Corrector Barlian, Eri UNSPECIFIED Corrector Khairani, Khairani UNSPECIFIED |
| Subjects: | S Sport |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Olahraga-S2 |
| Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 03:41 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 03:41 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38548 |
