Pendekatan Distributed Practice dan Metode Global terhadap Backhand Short Service Atlet Bulutangkis Pemula Putra Klub PBSI Kota Jambi

Amirullah, Amirullah (2013) Pendekatan Distributed Practice dan Metode Global terhadap Backhand Short Service Atlet Bulutangkis Pemula Putra Klub PBSI Kota Jambi. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_6_AMIRULLAH_10958_242_2014.pdf] Text
final_6_AMIRULLAH_10958_242_2014.pdf

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan atlet pemula
dalam menempatkan shuttlecock pada sasaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk
melihat pengaruh latihan backhand short service pada permainan bulutangkis dengan
menggunakan pendekatan Distributed Practice dan Metode Global. Hipotesis penelitian
adalah (1) Pendekatan distributed practice memberikan pengaruh terhadap backhand
short service bulutangkis. (2) Metode global memberikan pengaruh terhadap backhand
short service bulutangkis. (3) Pendekatan distributed practice memberikan hasil yang
lebih baik dibandingkan dengan metode global terhadap backhand short service
bulutangkis.
Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bulutangkis yang tergabung pada klub
PBSI Kota Jambi, yaitu berjumlah 52 orang. Sampel penelitian ini adalah hanya atlet
pemula yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan
menggunakan teknik Random sampling. Pembagian sampel ke dalam kelompok
dilakukan dengan teknik ordinally matching pairing. Teknik pengambilan data dalam
penelitian ini adalah menggunakan instrument French Short Serve Tes. Teknik analisis
data dalam penelitian ini dilakukan analisis uji t dengan rumus t sampel yang
berhubungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pendekatan distributed practice dapat
meningkatkan backhand short service bulutangkis sebesar tobs 10.8>ttab 2.14, dilihat dari
rata-rata perbedaan tes awal dan tes akhir yang terjadi terhadap kemampuan sampel
setelah diberikan perlakuan. (2) Metode global dapat meningkat backhand short service
bulutangkis sebesar tobs 6.8> ttab 2.14, dilihat dari rata-rata perbedaan tes awal dan tes
akhir yang terjadi terhadap kemampuan sampel setelah diberikan perlakuan, dan (3)
Pendekatan Distributed Practice lebih baik dalam meningkatkan backhand short service
bulutangkis dibandingkan dengan metode global, dimana perbandingannya sebesar tobs
= 5,41 lebih besar daripada ttabel (2,04). Berdasarkan temuan tersebut, maka untuk
melatih backhand short service bulutangkis pada atlet pemula dapat dilakukan dengan
menggunakan pendekatan distributed practice.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Kiram, Yanuar
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Syahara, Sayuti
UNSPECIFIED
Corrector
Syafruddin, Syafruddin
UNSPECIFIED
Corrector
Marheni, Eddy
UNSPECIFIED
Subjects: S Sport
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Olahraga-S2
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 24 Feb 2026 03:40
Last Modified: 24 Feb 2026 03:40
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38400

Actions (login required)

View Item
View Item