Natariza, Diska (2012) Analisis Angka Fertilitas Tahun 2009, 2010 dan 2011 di Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_1_DISKA_NATARIZA_00401_6048_2012.pdf
Download (76kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menghitung angka CBR masing-masing nagari di Kecamatan Lima Kaum, 2) Menghitung angka GFR masing-masing nagari di Kecamatan Lima Kaum, 3) Melihat dinamika CBR dan GFR tahun 2009, 2010, dan 2011 setiap nagari di kecamatan Lima Kaum, 4) Mendeskripsikan pengaruh faktor sosial ekonomi (umur kawin, pendidikan, faktor ekonomi, dan penggunaan kontrasepsi) terhadap CBR dan GFR di Kecamatan Lima Kaum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder sebagai sumber data utama, disebut pula metode Analisis Data Sekunder (Secondary Data Analysis) untuk melihat kondisi fertilitas berupa CBR dan GFR dan dinamika yang terjadi selama kurun waktu 2009-2011 setiap nagari di Kecamatan Lima Kaum. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi dan inventarisasi dari data hasil sensus dan laporan kependudukan per nagari. Hasil penelitian menemukan bahwa, 1) Angka CBR masing-masing nagari di kecamatan Lima Kaum dari tahun 2009-2011 berbeda pada setiap nagari, angka CBR tertinggi dari tahun 2009-2011 terdapat di nagari Cubadak yaitu 18,57 pada tahun 2009, 12,13 di tahun 2010, dan 12,91 pada tahun 2011, angka CBR terendah dari tahun 2009-2011 terdapat di nagari Lima Kaum yaitu 3,92 tahun 2009, 3,53 tahun 2010, dan 1,70 tahun 2011. 2) Angka GFR masing-masing nagari di kecamatan Lima Kaum dari tahun 2009-2011 berbeda setiap nagari, nagari dengan angka GFR tertinggi dari tahun 2009-2011 adalah nagari Cubadak yaitu 70,42 tahun 2009, 46,47 tahun 2010, dan 46,37 tahun 2011 dan nagari dengan angka GFR terendah adalah nagari Lima Kaum yaitu 17,98 tahun 2009, 15,94 tahun 2010, dan 7,74 tahun 2011. 3) Dinamika CBR dan GFR dari tahun 2009-2010 selalu mengalami perubahan, tahun 2009 terjadi peningkatan di setiap nagari dan di tahun 2010 terjadi penurunan tetapi pada tahun 2011 di nagari Lima Kaum dan Baringin terjadi penurunan sedangkan di nagari Parambahan dengan Labuah mengalam peningkatan dan nagari Cubadak tidak mengalami perubahan.4) Faktor sosial ekonomi berupa jumlah perempuan yang mengggunakan alat kontrasepsi mempunyai indikasi terhadap angka kelahiran karena semakin banyak pus yang menggunakan alat kontrasepsi maka angka fertilitasnya sedikit, jumlah perempuan yang bisa membaca juga mempunyai pengaruh terhadap angka fertilitas karena semakin banyak perempuan yang bisa membaca, semakin rendah angka fertilitasnya, sedangkan jumlah perempuan yang kawin di atas umur 19 tahun dan jumlah perempuan yang bekerja pada sektor tani tidak serta merta angka fertilitasnya tinggi karena tidak selalu umur kawin dan pekerjaan berpengaruh terhadap angka fertilitas pada suatu daerah.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Suasti, Yurni UNSPECIFIED Corrector Iskarni, Paus UNSPECIFIED Corrector Afdhal, Afdhal UNSPECIFIED |
| Subjects: | G Geography |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Geografi-S1 |
| Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 01:00 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 01:00 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38362 |
