Arif, Muhammad (2014) Kajian Tingkat Bahaya Banjir di DAS Timbalun Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_4_MUHAMMAD_ARIF_1203852_6098_2014.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini berawal dari fenomena semakin meluasnya kerugian yang diakibatkan oleh banjir di DAS Timbalun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat bahaya banjir dan tingkat resiko banjir serta merumuskan arahan kebijakan pengendalian banjir di Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Penelitian ini tergolong deskriptif dan metode yang digunakan adalah metode survey dengan sampel area. Satuan pemetaan yang digunakan adalah satuan lahan yang diperoleh dari overlay peta bentuklahan, lereng, penggunaan lahan. Satuan lahan yang bervariasi maka teknik penentuan sampel di tarik secara Stratified Random sampling. Data penelitian diperoleh dalam bentuk data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui survey lapangan. Data sekunder dikumpulkan dari instransi-instansi seperti BPBD, BMKG dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tingkat bahaya banjir didaerah penelitian terbagi atas dua zona yaitu (a) zona tingkat bahaya rendah (5.383 Ha) yaitu terdapat pada Kelurahan Bungus Barat bagian selatan, Kelurahan Teluk Kabung, Kelurahan Bungus Selatan bagian timur, Kelurahan Bungus Timur bagian utara, (b) zona tingkat bahaya banjir sedang (1.170 Ha) yaitu terdapat pada Kelurahan Bungus Barat bagian timur, Kelurahan Bungus Timur bagian tengah, Kelurahan Bungus Selatan bagian tengah. 2) tingkat resiko banjir di daerah penelitian terbagi atas 3 kategori yaitu: (a) tingkat resiko banjir rendah yaitu seluas 5.229 Ha terdapat pada Kel. Teluk Kabung, Kel. Bungus Selatan bagian timur, Kel. Bungus Timur, (b) tingkat resiko banjir sedang yaitu seluas 219 Ha terdapat di Kelurahan Kel. Bungus Selatan bagian tengah, (c) tingkat resiko banjir tinggi yaitu seluas 1.035 Ha terdapat di Kelurahan Kel. Bungus Barat bagian tengah, Kel. Bungus Timur bagian tengah. 3) Arahan kebijakan pengendalian banjir di prioritaskan pada 4 alternatif kebijakan yaitu: (a) Pengaturan debit banjir yang dilakukan melalui pembangunan tanggul penahan banjir untuk mengurangi resiko banjir, (b) Melakukan perbaikan sistim drainase secara menyerluruh untuk mengurangi tingkat resiko banjir (c) Menyusun zona tingkat bahaya bahaya banjir untuk membangun sistim peringatan dini, (d) Menceg
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Hermon, Dedi UNSPECIFIED Corrector Ribaldi, Ribaldi UNSPECIFIED Corrector Khairani, Khairani UNSPECIFIED Corrector Iskarni, Paus UNSPECIFIED Corrector Barlian, Eri UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | BAHAYA BANJIR |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences G Geography |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 06:14 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 06:14 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37875 |
