Pengaruh Blazepod Training, Shuttle Run, dan Motivasi Latihan terhadap Kemampuan Footwork Atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir.

Rusdiar, Rusdiar (2025) Pengaruh Blazepod Training, Shuttle Run, dan Motivasi Latihan terhadap Kemampuan Footwork Atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of B1_6_RUSDIAR_22199045_1023_2025.pdf] Text
B1_6_RUSDIAR_22199045_1023_2025.pdf

Download (7MB)

Abstract

Masalah penelitian ini rendahnya kemampuan Footwork atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini bertujuan mengetahui: Pengaruh model blazepod training, latihan shuttle run serta motivasi latihan terhadap peningkatan kemampuan Footwork Atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi penelitian ini berjumlah 38 orang, Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling, Instrumen untuk mengukur motivasi latihan menggunakan kuesioner (angket)skala likert, sedangkan untuk mengukur kemampuan Footwork dilakukan tes rangkaian olah kaki. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini dengan SPSS 22 yaitu dengan menggunakan ANOVA dua jalur (ANOVA two-way). Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara model blazepod training dan model latihan shuttle run terhadap peningkatan kemampuan Footwork atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir. “Kelompok model blazepod training lebih (baik) dibandingkan dengan kelompok model shuttle run terhadap peningkatan kemampuan Footwork atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir”. (2) Terdapat interaksi yang signifikan antara model blazepod training dan model latihan shuttle run serta motivasi latihan terhadap peningkatan kemampuan Footwork atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir. (3) Terdapat perbedaan pengaruh model blazepod training dan model latihan shuttle run terhadap peningkatan kemampuan Footwork atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki motivasi latihan tinggi. Atlet yang memiliki motivasi latihan tinggi lebih baik menggunakan model blazepod training dibandingkan model latihan shuttle run. (4) Terdapat perbedaan pengaruh model blazepod training dan model latihan shuttle run terhadap peningkatan kemampuan Footwork atlet PBSI Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki motivasi latihan rendah. Atlet yang memiliki motivasi latihan rendah model latihan shuttle run lebih cocok dipergunakan dari model blazepod training.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Arsil, Arsil
UNSPECIFIED
Corrector
Umar, Umar
UNSPECIFIED
Corrector
Chaeroni, Ahmad
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: blazepod training , shuttle run, motivasi latihan, Footwork
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
S Sport
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Olahraga-S2
Depositing User: Perpustakaan dan Penerbitan UNP
Date Deposited: 18 Feb 2026 06:11
Last Modified: 18 Feb 2026 06:11
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37864

Actions (login required)

View Item
View Item