Isnanto., Edi (2010) Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata-Kaki terhadap Kemampuan Bermain Sepaktakraw Atlet PSTI Riau. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_6_EDI_ISNANTO_11003_4995_2012.pdf
Download (312kB)
Abstract
Dalam permainan sepaktakraw keterampilan dasar smash, service dan passing memegang peranan penting. Sayangnya para atlet seringkali melakukan kesalahan dalam melakukan ketiga teknik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kontribusi daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata-kaki baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama sama terhadap kemampuan bermain Sepaktakraw atlet PSTI Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet binaan Pengprov PSTI Riau yang berkualifikasi atlet daerah Riau sebanyak 66 orang, terdiri dari 24 orang atlet putera dan 20 atlet puteri PELATDA, dan 16 orang atlet putera dan 6 orang atlet puteri PPLP. Sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Putera PSTI Riau yang terdiri dari 24 orang atlet putera PELATDA, dan 16 orang atlet putera PPLP, secara keseluruhan berjumlah 40 orang. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat pembinaan dan latihan Sepaktakraw Riau Jl. DR.Sutomo Pekanbaru tanggal 18 April sampai 22 Mei 2010. Pengumpulan data di lakukan dengan mengadakan tes keterampilan bermain sepaktakraw (smash, service, pasing/umpan), tes daya ledak otot tungkai(lompat tegak/vertical jump),dan tes koordinasi mata-kaki. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa (1) daya ledak otot tungkai berkontribusi terhadap kemampuan bermain sepaktakraw sebesar 37,6 %, (2) koordinasi mata-kaki berkontribusi terhadap kemampuan bermain sepaktakraw sebesar 20,1 %, dan (3) daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata-kaki berkontribusi secara bersama-sama terhadap kemampuan bermain sepaktakarw sebesar 46,6 %. Pada umumnya permainan sepaktakraw sangat khas membutuhkan keterampilan gerak kaki, maka kondisi fisik yang mutlak diperlukan beberapa di antaranya adalah daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata-kaki. Maka, apabila seorang atlet memiliki daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata-kaki yang baik, maka atlet akan mampu bermain sepaktakraw secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Marzuki, Chalid UNSPECIFIED Thesis advisor Fardi, Adnan UNSPECIFIED Corrector Marheni, Eddy UNSPECIFIED Corrector Syafruddin, Syafruddin UNSPECIFIED Corrector Rukun, Kasman UNSPECIFIED |
| Subjects: | S Sport |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Olahraga-S2 |
| Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 07:53 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 07:53 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37862 |
