Pola Hubungan Sosial dan Ekonomi Antara Etnis Tionghoa dengan Etnis non Tionghoa (MinangKabau, Jawa dan Batak) di Kelurahan Labuh Bru Timur.

Maryulis, Maryulis (2014) Pola Hubungan Sosial dan Ekonomi Antara Etnis Tionghoa dengan Etnis non Tionghoa (MinangKabau, Jawa dan Batak) di Kelurahan Labuh Bru Timur. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_MARYULIS_51892_2774_2015.pdf] Text
final_4_MARYULIS_51892_2774_2015.pdf

Download (278kB)

Abstract

Masuknya masyarakat etnis Tionghoa dan etnis non Tionghoa seperti Etnis Minangkabau, Etnis Jawa dana Etnis Batak ke Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, membuat lingkungaan masyarakatnya menjadi majemuk. Namun kemajemukan tersebut justru melahirkan keharmonisan di lingkungan tersebut. Bahkan terdapaat hubungan sosial ekonomi yang terjadi antara etnis Tionghoa dan etnis Non Tionghoa di wilayah tersebut. Peneliti ini bertujuan untuk mendiskripsikan. Pola Hubungan sosial dan Ekonomi Antara Etnis Tionghoa Dengan Etnis non Tionghoa (MinangKabau, Jawa dan Batak) di Kelurahan Labuh Baru Timur, Pekanbaru. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif sebagaimana yang dikembangkan oleh Spradley. Data yang dikumpulkan dari sejumlah informasi yang terdiri dari Kepala kelurahan Desa Labuh Baru Timur, Ketua RT/RW, masyarakat Etnis Tionghoa dan non Tionghoa (Minangkabau, Jawa dan Batak). Para informan tersebut dipilih dengan menggunakan teknik snow ball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi (pengamatan), wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa terdapat hubungan kerjasama antara masyarakat etnis Tionghoa dengan etnis non Tionghoa dalam bidang sosial dan ekonomi. Dalam bidang sosial, pola hubungan yang terbentuk merupakan hubungan horizontal dimana terdapat hubungan antar etnis dilihat dari 4 indikator yang dicapai, yaitu dalam kegiatan gotong royong, kegiatan ronda malam, kunjungan antar tetangga beda etnis dan kunjungan hari besar. Dalam bidang ekonomi, pola hubungan yang terbentuk merupakan hubungan vertikal yakni hubungan terlihat dari hubungan pemakaian tenaga kerja dan peminjaman modal antara etnis Tionghoa dengan etnis non Tionghoa (Minangkabau, Jawa dan Batak) di Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki. Terdapat 3 faktor yang menyebabkan masyarakat etnis Tionghoa menjalin hubungan kerjasama dengan masyarakat etnis non Tionghoa (Minangkabau, Jawa dan Batak), yaitu a) keinginan diterima di lingkungan masyarakat, b) membantu melancarkan usaha yang dijalankan, c) ingin mendapatkan rasa aman dan nyaman

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Effendi, Nursyirwan
UNSPECIFIED
Corrector
Fatimah, Siti
UNSPECIFIED
Corrector
Sentosa, Sri Ulfa
UNSPECIFIED
Corrector
Lindayanti, Lindayanti
UNSPECIFIED
Corrector
Jasrial, Jasrial
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: SOSIAL EKONOMI. ETNIS TIONGHOA
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 11 Feb 2026 09:05
Last Modified: 11 Feb 2026 09:05
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37425

Actions (login required)

View Item
View Item