Tradisi Nganta Kincouw pada Masyarakat Desa Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Ariel, Jecky (2013) Tradisi Nganta Kincouw pada Masyarakat Desa Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_JECKY_ARIEL_1104195_3514_2013.pdf] Text
final_4_JECKY_ARIEL_1104195_3514_2013.pdf

Download (533kB)

Abstract

Tradisi Nganta Kincouw merupakan tradisi menghantarkan bahan-bahan keperluan memasak untuk kebutuhan konsumsi dalam perkawinan. Bahan-bahan masakan inilah yang dikenal dengan sebutan kincouw. Kincouw ini seperti nangka, kelapa, bawang, dan bahan-bahan masakan lainnya. Nganta Kincouw dilakukan pada satu malam sebelum pesta perkawinan digelar oleh pihak laki-laki yang akan melaksanakan perkawinan dan kincouw tersebut diantarkan kepada pihak perempuan yang akan melaksanakan perkawinan. Nganta Kincouw ini dilakukan dengan berjalan kaki dan berarak-arakan dari rumah mempelai laki-laki menuju ke rumah kediaman mempelai perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa tentang proses pelaksanaan Nganta Kincouw, eksistensi Nganta Kincouw, dan mengungkapkan nilai-nilai dan makna yang terkandung dalam tradisi Nganta Kincouw sehingga masih dipertahankan oleh masyarakat Desa Tanjung Pauh Mudik. Penelitian ini hendaknya bisa menjadi bahan informasi bagi semua pihak dalam rangka pelestarian budaya daerah Kerinci. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe penelitian etnografi. Penelitian ini dilakukan di Desa Tanjung Pauh Mudik. Informan penelitian terdiri dari tokoh adat (Depati Niniek Mamak, Mantan Depati Niniek Mamak, dan Para Tetua), Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan orang-orang yang berpengalaman dan mengetahui mengenai Nganta Kincouw ini. Rata-rata karakteristik umur informan penelitian ini ialah berusia 25 tahun ke atas dengan jumlah keseluruhannya sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara mendalam serta studi dokumentasi. Sedangkan, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis Spradley. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Tradisi Nganta Kincouw di Desa Tanjung Pauh Mudik dilaksanakan lewat serangkaian proses, dimuai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap akhir Nganta Kincouw. Tradisi Nganta Kincouw masih dilaksanakan dan eksis hingga sekarang di Desa Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dikarenakan adanya kesadaran masyarakat untuk mempertahankan dan melestarikan tradisi ini dengan cara mensosialisasikan mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Nganta Kincouw serta menanamkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan keseharian masyarakat, dan juga di dalam serangkaian proses Nganta Kincouw ini terkandung nilai-nilai dan makna bagi masyarakat setempat. Nilai-nilai dan makna yang terkandung dalam tradisi Nganta Kincouw adalah mengenai adat istiadat, kekerabatan, solidaritas sosial, penghormatan, dan hiburan.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Effendi, Nursyirwan
UNSPECIFIED
Corrector
Fatimah, Siti
UNSPECIFIED
Corrector
Zed, Mestika
UNSPECIFIED
Corrector
Lindayanti, Lindayanti
UNSPECIFIED
Corrector
Efi, Agusti
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: NGANTA KINCOUW, MASYARAKAT DESA
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 09 Feb 2026 09:42
Last Modified: 09 Feb 2026 09:42
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37130

Actions (login required)

View Item
View Item