Revolusi Sosial di Simalungun Tahun 1946.

Harahap, Hanif (2013) Revolusi Sosial di Simalungun Tahun 1946. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_HANIF_HARAHAP_1104134_2895_2013.pdf] Text
final_4_HANIF_HARAHAP_1104134_2895_2013.pdf

Download (637kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong terjadinya revolusi sosial di Simalungun. Kemudian untuk mengetahui proses revolusi sosial terjadi, serta dampak yang ditimbulkan dari revolusi sosial dalam struktur sosial masyarakat Simalungun. Peneliti menggunakan beberapa dokumen dari Algemeen Secretarie en de Daarbij Gedeponeerde Archieven 1945-1949 sebagai sumber primer dalam penelitian ini. Selain itu peneliti juga menggunakan surat kabar sezaman yang meliput secara lengkap peristiwa revolusi sosial yang terjadi di Simalungun, seperti surat kabar Merdeka, Boeroeh dan Ra‟jat. Ada beberapa saksi hidup peristiwa tersebut yang masih bisa diwawancari sebagai informan, seperti Nasir Purba, Abdul Rahman Purba, J. Saragih dan lainnya. Data yang telah diperoleh, dilakukan kritik sumber, analisis-sintesis, interpretasi dan penjelasan sejarah serta penulisan laporan penelitian. Dari hasil penelitian diperoleh temuan sebagai berikut; revolusi sosial di Simalungun merupakan tindakan perubahan struktur dan tatanan sosial lama dengan cara kriminal yang dilandasi oleh sentimen dan dendam pribadi sekelompok orang. Dendam tersebut muncul akibat penindasan dan dominasi raja terhadap rakyat. Masuknya sistem kapitalisme perkebunan ke Simalungun semakin memperlebar jurang perbedaan sosial-ekonomi antara raja dan rakyat. Masyarakat majemuk yang diciptakan Belanda melalui mobilisasi orang Toba datang ke Simalungun serta upaya pihak pengusaha perkebunan mendatangkan orang-orang Jawa ke Simalungun, menimbulkan pergesekan-pergesekan sosial yang semakin mendorong terjadinya revolusi sosial. Masa pendudukan Jepang menjadi pucak luapan kekesalan rakyat kepada raja, karena raja bekerjasama dengan Jepang dalam menindas rakyat. Pasca kemerdekaan RI Xarim M.S., dan beberapa pemimpin “kiri” Sumatera Timur memobilisasi para pemuda di Simalungun untuk melakukan revolusi sosial terhadap raja-raja. Dampak revolusi sosial di Simalungun, pihak kerajaan yang selamat semakin kehilangan kekuasaan, hak, makna dan fungsinya.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Zed, Mestika
UNSPECIFIED
Corrector
Fatimah, Siti
UNSPECIFIED
Corrector
Asman, Agusti
UNSPECIFIED
Corrector
Lindayanti, Lindayanti
UNSPECIFIED
Corrector
Khaidir, Afriva
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: REVOLUSI SOSIAL
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 06 Feb 2026 03:57
Last Modified: 06 Feb 2026 03:57
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36933

Actions (login required)

View Item
View Item