Kajian Nama Kecamatan dan Kenagarian di Kabupaten Solok dan Solok Selatan: Tinjauan dari Perspektif Linguistik

Hariati, Desi (2012) Kajian Nama Kecamatan dan Kenagarian di Kabupaten Solok dan Solok Selatan: Tinjauan dari Perspektif Linguistik. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_DESI_HARIATI_86391_1433_2012.pdf] Text
final_B1_1_DESI_HARIATI_86391_1433_2012.pdf

Download (590kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemakaian nama daerah seperti nama jorong, kenagarian, dan kecamatan, pada pemerintahan daerah Sumatera Barat menunjukkan adanya permasalahan dari perspektif linguistik. Pemerintah daerah (Pemerintah Kabupaten) dan masyarakat sering menggunakan nama daerah (kecamatan dan kenagarian) secara keliru. Dalam penelitian ini, secara khusus pengkajian nama daerah (kecamatan dan kenagarian) difokuskan di Kabupaten Solok dan Solok Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola penggunaan (penetapan) nama-nama kecamatan dan kenagarian yang tercantum dalam peraturan daerah (Perda) di Kabupaten tersebut. Selanjutnya, nama-nama daerah tersebut dievaluasi berdasarkan teori linguistik. Dari hasil evaluasi, kemudian ditetapkan nama-nama kecamatan dan kenagarian di Kabupaten tersebut yang tepat berdasarkan tinjauan perspektif linguistik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah nama-nama kecamatan dan kenagarian di Kabupaten Solok dan Solok Selatan. Metode dan teknik pengumpulan datanya adalah metode simak dengan menyimak penggunaan bahasa dari informan, serta fotokopi draf nama nama daerah dari sumber yang asli yang ada pada Perda. Teknik pengabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. Metode analisis data untuk penelitian ini adalah metode padan intralingual. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik hubung banding menyamakan (HBS). Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan hal-hal berikut. Pertama, nama daerah (kecamatan dan kenagarian) di Kabupaten Solok pada Perda dikomparasikan fonemnya dengan nama dalam bahasa Indonesia dan bahasa Minangkabau ditemukan enam pola penetapan (penggunaannya) yakni (1) pola bahasa Minangkabau, (2) pola bahasa Indonesia, (3) pola bahasa Minangkabau dan bahasa Indonesia, (4) pola bahasa Minangkabau dan terjemahan salah, (5) pola bahasa Indonesia dan terjemahan salah, (6) pola terjemahan salah. Kedua, di Kabupaten Solok Selatan ditemukan empat pola penggunaan yakni (1) pola bahasa Minangkabau, (2) pola bahasa Indonesia, (3) pola bahasa Minangkabau dan bahasa Indonesia, (4) pola terjemahan salah. Ketiga, berdasarkan evaluasi pola-pola penggunaan nama daerah tersebut dan ditetapkan pola penggunaan nama yang tepat yakni pola nama daerah dalam bahasa Minangkabau Keempat, berdasarkan pola-pola penggunaan nama daerah tersebut, dari 88 nama daerah di Kabupaten Solok, disarankan 44 nama daerah tersebut untuk diganti dan 44 nama daerah tetap menggunakan nama yang tercantum dalam Perda. Dari 46 nama daerah di Kabupaten Solok Selatan, disarankan 27 nama daerah tersebut untuk diganti dan 19 nama daerah tetap menggunakan nama yang terdapat dalam Perda.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ermanto, Ermanto
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Juita, Novia
UNSPECIFIED
Corrector
Gani, Erizal
UNSPECIFIED
Corrector
Abdurahman, Abdurahman
UNSPECIFIED
Corrector
Tressyalina, Tressyalina
UNSPECIFIED
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 06 Feb 2026 03:56
Last Modified: 06 Feb 2026 03:57
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36931

Actions (login required)

View Item
View Item