Rahayu, Gusti (2015) Makna Simbolik Seni Pertunjukan Krinok di Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_4_HADIASTUTI_1203930_1342_2014.pdf
Download (789kB)
Abstract
Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap kesenian Krinok yang ada di kecamatan Tanah Sepenggal, kabupaten Bungo, Jambi. Kesenian Krinok berkembang menjadi sebuah bentuk seni pertunjukan tradisional yang mendatangkan audience yang ramai. Hal tersebut menggunggah peneliti untuk mencari tahu keberadaan kesenian Krinok dalam kehidupan masyarakat Tanah Sepenggal dan ada apa dibalik simbol-simbol dalam pertunjukan Krinok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keberadaan seni pertunjukan Krinok dan mengungkapkan makna simbolik di balik pertunjukan Krinok dalam kehidupan sosial masyarakat Tanah Sepenggal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis sebagaimana yang dikembangkan oleh Bogdan dan Biklen dalam Spradley (1997). Data penelitian dikumpulkan dari sejumlah informan terpilih. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Untuk teknik analisis data dilakukan dengan tiga model interaktif Miles dan Huberman. Data yang telah diperoleh tersebut diperiksa kembali dengan menggunakan teknik triangulasi. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Krinok merupakan sebuah kesenian yang keberadaannya diakui dalam kehidupan masyarakat Tanah Sepenggal. Kesenian Krinok adalah bentuk seni pertunjukan ensambel sebagai hiburan dalam pesta perkawinan yaitu pada malam giling bumbu dan penyajiannya bisa dilaksanakan di pentas atau tanpa pentas. Dalam pertunjukannya terdapat simbol-simbol yang muncul dalam melodi, syair, gerak, komposisi lantai, kostum dan tata cara pertunjukan. Dari temuan penelitian tersebut ditarik kesimpulan bahwa pertunjukan Krinok merupakan simbol interaksi dan komunikasi antar warga masyarakat, simbol pergaulan dan keimanan. Pertunjukan Krinok juga memiliki makna persatuan dan kesatuan antar masyarakat, serta mengandung nilai-nilai pendidikan. Kesenian Krinok terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai warisan budaya masyarakat Tanah Sepenggal.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Hakim, Ramalis UNSPECIFIED Corrector Budiwirman, Budiwirman UNSPECIFIED Corrector Efi, Agusti UNSPECIFIED Corrector Indrayuda, Indrayuda UNSPECIFIED Corrector Ananda, Azwar UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | SENI PERTUNJUKAN |
| Subjects: | N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 01:28 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 01:28 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36858 |
