Kebijakan dalam Mengatasi Hambatan Pemanfaatan Media berbasis Teknologi Informasi (TI) di SMA N Kota Sungai Penuh

Dewi, Fitchi Utami (2015) Kebijakan dalam Mengatasi Hambatan Pemanfaatan Media berbasis Teknologi Informasi (TI) di SMA N Kota Sungai Penuh. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_FITCHI_UTAMA_DEWI_1303690_1872_2015.pdf] Text
final_4_FITCHI_UTAMA_DEWI_1303690_1872_2015.pdf

Download (340kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan strategi dan kebijakan apa yang harus dilakukan agar dapat mengatasi hambatan pemanfaatan media berbasis teknologi informasi (TI) di SMA N Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang dilakukan adalah analisis SWOT dan AHP. Analisis SWOT dilakukan untuk merumuskan strategi mengatasi hambatan pemanfaatan media berbasis teknologi informasi (TI). Analisis AHP dilakukan untuk mengetahui kebijakan mengatasi hambatan pemanfaatan media berbasis teknologi informasi (TI). Teknik pengambilan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitiannya adalah seluruh guru geografi di SMA Negeri Kota Sungai Penuh yang berjumlah 11 orang. Wawancara dilakukan dengan bantuan panduan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi yang dapat digunakan mengatasi hambatan pemanfaatan media TI yaitu (1) perlunya menyediakan fasilitas media TI agar bisa melakukan kerjasama dengan guru TIK. (2) pemerintah sebagai pengendali sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa saja yang dapat diakses oleh para penjelajah di dunia maya. (3) kepala sekolah membuat program yaitu membentuk pelatihan dengan memanfaatkan guru TIK yang ada di sekolah. (4) Peningkatan penegakan hukum. (5) pihak orang tua dan guru memberi pengajaran etika berTIK dapat digunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika. (6) merubah pola fikir yang anti TI dengan memberi penyuluhan bahwa pentingnya TI dalam memajukan pendidikan. (7) mengalokasi dana bekerjasama dengan donatur baik dari swasta maupun dari pemerintah. (8) harus adanya kerjasama kepala sekolah dengan dinas pendidikan baik dari daerah maupun provinsi. Analisis AHP dapat diambil 5 prioritas yaitu: (1) lembaga Detiknas (Dewan TIK Nasional), Pustekom (Pusat Teknologi dan Komukasi) (0,817). (2) lembaga PMPTK (Penyelenggaraan Penjaminan Mutu Pendidikan Nasional) dan LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) (0,794). (3) memberi pelatihan media berbasis teknologi informasi kepada guru geografi (0,751). (4) berkerjasama dengan donatur atau lembaga pendidikan BPP, LPMP dan lembaga tekait lainnya negeri maupun suwasta dalam meningkatkan media berbasis teknologi informasi (0,746). (5) membangun kerjasama antara guru geografi dengan guru TIK (0,739).

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Anwar, Syafri
UNSPECIFIED
Corrector
Khairani, Khairani
UNSPECIFIED
Corrector
Berlian, Eri
UNSPECIFIED
Corrector
Faus, Iskarni
UNSPECIFIED
Corrector
Erianjoni, Erianjoni
UNSPECIFIED
Corrector
Defi, Herman,
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: MEDIA, TEKNOLOGI INFORMASI
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 05 Feb 2026 02:44
Last Modified: 05 Feb 2026 02:44
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36779

Actions (login required)

View Item
View Item