Partisipasi Politik Masyarakat Kabupaten Padang Pariaman dalam Pemilu Legislatif tahun 1999 (Studi kasus Pada Masyarakat Nelayan di Kecamatan Sungai Limau).

Juliardi, Budi (2012) Partisipasi Politik Masyarakat Kabupaten Padang Pariaman dalam Pemilu Legislatif tahun 1999 (Studi kasus Pada Masyarakat Nelayan di Kecamatan Sungai Limau). Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_BUDI_JULIARDI_10556_3189_2012.pdf] Text
final_4_BUDI_JULIARDI_10556_3189_2012.pdf

Download (204kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat partisipasi politik masyarakat nelayan di Kecamatan Sungai Limau pada pemilu legislatif tahun 1999, faktor pendorong dan penghambat keikutsertaan masyarakat nelayan Sungai Limau dalam berpartisipasi, serta pelaksanaan pendidikan politik pada masyarakat nelayan Sungai Limau, khususnya di lokasi penelitian, yaitu di Jorong Pasir Baru dan Sungai Sirah. Tujuan ini dicapai melalui pendekatan kualitatif dengan mengikuti langkah-langkah yang diterapkan Milles dan Huberman. Informan ditetapkan dengan mempergunakan teknik snow ball sampling yang meliputi nelayan (nelayan pemilik kapal dan nelayan pekerja), istri nelayan, wali jorong, serta tokoh-tokoh masyarakat. Untuk menjamin keabsahan data di lapangan diperiksa dengan menggunakan teknik yang dikemukakan oleh Moleong, yaitu teknik pemeriksaan dengan menggunakan sumber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi politik masyarakat nelayan Sungai Limau pada pemilu legislatif tahun 1999 lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat partisipasi politik pada periode pemilu sebelumnya, yaitu 96,2% di Sungai Sirah dan 94,12% di Pasir Baru atau di atas 90%. Masyarakat nelayan Sungai Limau memanfaatkan kebebasan memilih yang diberikan oleh Era Reformasi untuk memilih sesuai dengan keinginan masingmasing. Faktor pendorong masyarakat nelayan Sungai Limau untuk berpartisipasi dalam pemilu legislatif tahun 1999 adalah: (a) harapan perubahan pada kehidupan, (b) pengalaman kurang menyenangkan pada masa Orde Baru, dan (c) hubungan atasan-bawahan, yang menunjukkan rasa hormat terhadap nelayan pemilik perahu dengan meniru partisipasi mereka dalam memberikan suara pada pemilu legislatif tahun 1999. Adapun faktor penghambat untuk berpartisipasi, yaitu: (a) alasan rekruitmen politik, di mana tidak adanya caleg yang berasal dari daerah mereka membuat masyarakat nelayan Sungai Limau tidak ingin berpartisipasi dalam pemilu legislatif tahun 1999, dan (b) rasa kecewa terhdap kinerja pemerintah yang selama ini dianggap tidak mempedulikan masyarakat miskin, termasuk masyarakat nelayan Sungai Limau. Masyarakat nelayan Sungai Limau memperoleh pendidikan politik pada pelaksanaan pemilu legislatif tahun 1999 melalui media tv, radio, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh partai politik, media massa (koran), dan ota lapau. Melalui media-media ini, masyarakat nelayan menjadi faham, mengerti, dan tahu tentang politik dan mendorong mereka untuk memiliki kesadaran politik serta akhirnya membuat mereka ingin berpartisipasi dalam kehidupan politik, termasuk ikut serta berpartisipasi dalam pemilu legislatif tahun 1999.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Asnan, Gusti
UNSPECIFIED
Corrector
Damsar, Damsar
UNSPECIFIED
Corrector
Ananda, Azwar
UNSPECIFIED
Corrector
Fatimah, Siti
UNSPECIFIED
Corrector
Marsidin, Sufyarma
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: PARTISIPASI POLITIK, PEMILU LEGISLATIF
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 26 Jan 2026 01:39
Last Modified: 26 Jan 2026 01:39
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35936

Actions (login required)

View Item
View Item