Penerapan Model Problem Solving and Reasoning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X SMAN 2 Padang Tahun Pelajaran 2010/2011

Irwanto, Afdal (2011) Penerapan Model Problem Solving and Reasoning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X SMAN 2 Padang Tahun Pelajaran 2010/2011. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_AFDAL IRWANTO-72954-2011.pdf] Text
final_AFDAL IRWANTO-72954-2011.pdf

Download (429kB)

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah khususnya dalam pelajaran matematika
sangat diperlukan untuk memecahkan soal-soal aplikasi atau masalah-masalah
yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Tingginya hasil belajar
matematika siswa yang tidak diikuti dengan kemampuan pemecahan masalah akan
membuat mereka yang terjun kemasyarakat mengalami kesulitan atau tergilas oleh
keadaan yang dapat merugikan siswa tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut,
diperlukan suatu model pembalajaran yang melatih siswa untuk meningkatkan
kemampuan pemecahan matematika siswa. Salah satu upaya yang dapat adalah
melalui penerapan model problem solving and reasoning dalam pembelajaran
matematika.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: bagaimanakah kemampuan
pemecahan masalah matematika siswa setelah diterapkan Model Problem
Solving and Reasoning di kelas X SMAN 2 Padang tahun pelajaran 2010/2011?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model problem
solving and reasoning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan model rancangan The
One-Shot Case Study. Subjek penelitian adalah siswa kelas X6 SMAN 2 Padang
yang terdaftar pada tahun pelajaran 2010-2011 yaitu sebanyak 30 orang siswa.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum
perkembangan kemampuan pemecahan masalah siswa untuk setiap tahap dari
model problem solving and reasoning mengalami peningkatan. Nilai
perkembangan yang cenderung mengalami peningkatan terbesar adalah 70% pada
tahap membaca dan berpikir. Nilai perkembangan yang cenderung tetap terbesar
adalah 53% pada tahap menemukan jawaban. Sedangkan nilai perkembangan yang
cenderung mengalami penurunan terbesar adalah 67% pada tahap refleksi dan
perluasan.. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti: keinginan dari siswa
untuk serius dalam belajar, ketelitian dalam melakukan perhitungan, dan
kemantapan konsep penunjang materi yang dipelajari agar siswa memperoleh hasil
yang maksimal.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Elniati, Sri
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Lukman, Nurhayati
UNSPECIFIED
Corrector
Subhan, Muh
UNSPECIFIED
Corrector
Amalita, Nonong
UNSPECIFIED
Corrector
Jaswinarti, Jaswinarti
UNSPECIFIED
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 22 Jan 2026 06:50
Last Modified: 22 Jan 2026 06:50
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35837

Actions (login required)

View Item
View Item