Putri, Aulia (2016) Hubungan Penghulu yang Merantau dengan Anak Kemenakan Kanagarian Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_4_AULIA_PUTRI_1203936_3928_2016.pdf
Download (618kB)
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai hubungan penghulu merantau dengan kemenakan, bagaimana implementasi ajaran adat “Anak dipangku, Kamanakan Dibimbiang” oleh penghulu yang merantau dan bagaimana penyelesaian konflik yang dihadapi kaum oleh penghulu yang merantau di Nagari Sungai Talang. Penghulu adalah pemimpin kaum pada tiap-tiap suku di Minangkabau. Penghulu dan kemenakan memiliki hubungan yang istimewa dalam kekerabatan matrilineal Minangkabau. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana hubungan penghulu merantau dengan kemenakan, bagaimana implementasi “Anak Dipangku, Kamanakan Dibimbiang” oleh penghulu merantau dan bagaimana penyelesaian konflik yang dihadapi kaum oleh penghulu merantau di nagari Sungai Talang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Data berbentuk kata-kata, kalimat dan gambar. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan wawancara dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara sebagai acuan. Informan penelitian adalah penghulu merantau, kemenakan yang penghulunya merantau dan tokoh masyarakat Sungai Talang yang mengetahui kondisi dan paham mengenai penghulu merantau di Sungai Talang. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi data. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa hubungan penghulu merantau dengan kemenakan di kampung merenggang. Penghulu lalai melaksanakan peran dan fungsinya sebagai pemimpin kaum. Implementasi ajaran adat “Anak dipangku, KamanakanDibimbiang” oleh penghulu yang merantau tidak berjalan. Dilihat dari perannya dalam bidang sosial kemenakannya, penghulu merantau lalai dalam penyelesaian persoalan kemenakannya, dalam pendidikan kemenakannya penghulu juga tidak berperan terutama dalam transformasi nilainilai, sedangkan dalam perekonomian kemenakannya, penghulu dapat membantu dengan memfasilitasi dengan memberikan izin untuk mengelola lahan pertanian yang dimiliki kaum. Penghulu merantau juga tidak mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di kampung.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Firman, Firman UNSPECIFIED Corrector Effendi, Nursyirwan UNSPECIFIED Corrector Ananda, Azwar UNSPECIFIED Corrector Fatmariza, Fatmariza UNSPECIFIED Corrector Atmazaki, Atmazaki UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PENGHULU, ANAK KEMENAKAN |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 07:19 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 07:19 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35752 |
